Home / Sejarah / Sejarah Perjanjian Tordesillas, Tujuan & Dampaknya
Sejarah Perjanjian Tordesillas, Tujuan & Dampaknya

Sejarah Perjanjian Tordesillas, Tujuan & Dampaknya

Perjanjian tordesillas berhubungan dengan penjelajahan kedua negara yang ingin menguasai belahan dunia yang bahkan efek dari perjalanan mereka masuk kedalam negara kita tercinta yakni Indonesia.

Kedua negara itu adalah Spanyol dan Portugis.

Mereka adalah dua negara bangsa eropa yang paling utama dalam melakukan ekspansi besar-besaran ke berbagai wilayah. Tujuan mereka yaitu untuk menemukan dunia yang belum pernah ditemukan dan mencari jalur perdagangan baru hal ini dikarenakan jalur perdagangan yang lama sudah dikuasai oleh kerajaan islam.

Penjelajahan antar dua negara spanyol dan portugis menyebabkan konflik antara keduanya sehingga menciptakan sebuah perjanjian yang disebut dengan perjanjian tordesillas.

Bagaimana kelanjutannya, mari kita bahas satu persatu dari sejarah perjanjian tordesilas, dampak dan tujuan yang sebenarnya dari dibuatnya perjanjian ini.

Latar Belakang Sejarah Perjanjian Tordesillas

Perjanjian tordesillas dilatarbelakangi oleh konflik memperebutkan dunia baru yang ditemukan oleh Christopher Columbus sehingga hal ini membuat kedua negara tersebut mengalami konflik.

Sebelumnya Christopher Columbus dari kebangsaan kerajaan portugis memiliki keyakinan bahwa bumi itu berbentuk bulat dan beranggapan jika sebuah kapal pergi jauh kebarat maka kapal tersebut akan kembali ke tempat semula dari arah timur.

Hal itulah yang membuatnya ingin melakukan pelayaran samudra untuk mencari kekayaan dengan mengumpulkan rempah-rempah dan mencari rute perdagangan.

Mengapa harus melalui lautan samudra? karena pada saat itu konstatinopel yang menjadi pusat perdagangan bangsa eropa jatuh ke tangan kerajaan islam turki ustmani sehingga bangsa eropa memilih untuk mencari rute perdagangan baru. Karena sebagian besar jalur darat dikuasai oleh kerajaan islam, maka bangsa eropa terpaksa mencari rempah-rempah dan perdagangan melalui jalur laut.

Setelah itu bangsa eropa terutama dua negara utama yakni portugis dan spanyol gencar melakukan ekspansinya, salah satunya Crishtoper Columbus yang berada di pihak spanyol.

Columbus berada dipihak spanyol karena pada saat itu ia tidak mendapat dukungan dari negara portugis. Setelah kematian istrinya ia pindah ke wilayah negara spanyol, disana ia mengajukan kerjasama kepada ratu isabela dan Raja Ferdinand sebagai penguasa kerajaan spanyol saat itu.

Ia meminta untuk diberikan dukungan dan fasilitas pelayaran. Ratu isabela pun menanggung biaya perjalanan Columbus dengan pembagian hasil 80% kepada Ratu isabela dan 20% kepada Columbus.

Selain itu columbus juga berjanji akan menyebarkan agama nasrani, karena pada saat itu yang menjadi backing ratu isabela adalah gereja katolik dimana yang berkuasa terhadap hukum adalah gereja. Ratu isabela juga diberi gelar penguasa katolik oleh kepausan. Kepausan adalah pemimpinnya gereja.

Singkat cerita pada agustus 1942 Columbus pun melakukan pelayaran dengan awak kapalnya yang berjumlah ribuan. ia pun singgah di kepulauan cannary, setelah itu pada tanggal oktober 1942 mereka menemukan benua amerika di atlantik. Mereka mendarat di sebuah tempat di pulau bahama.

Columbus kemudian mengunjungi kuba dan hispaniola, lalu membangun koloni kecil di tempat yang sekarang dinamakan haiti.

Pada tahun 1943 ia kembali ke spanyol dengan membawa tahanan pribumi untuk melapor kepada ratu isabela atas pelayaran yang dilakukannya selama ini.

Penemuan dunia baru pun cepat menyebar keseluruh eropa.

Mereka menyebut pulau yang baru ditemui itu dengan sebutan Dunia baru.

Dengan gembiranya spanyol mengklaim bahwa penemuan dunia baru tersebut miliknya.

Columbus juga menemui Raja Portugis dan menceritakan pengalamannya melakukan pelayaran.

Mengetahui hal itu, Portugis berpendapat bahwa pulau-pulau yang ditemui oleh columbus di samudra atlantik sebenarnya milik portugis yang sudah diklaim oleh penjelajah mereka sendiri.

Akhirnya Raja portugis mengirimkan surat ancaman kepada Penguasa khatolik (gelar untuk Ratu isabela) dengan mengklaim tanah yang ditemukan oleh columbus sepenuhnya milik portugis, bahkan ia menyatakan akan mempersiapkan tentara perangnya untuk mengambil kepemilikan dunia baru tersebut.

Setelah membaca surat tersebut, Penguasa khatolik mengetahui bahwa mereka tidak memiliki kekuatan militer untuk menandingi portugis.

Dibuatnya Perjanjian Tordesillas

Pada tahun 1943, Raja ferdinand dan Ratu isabela meminta bantuan kepada kepausan untuk menengahi urusan mereka sekaligus mengklaim bahwa penemuan dunia baru tersebut adalah milik spanyol, hal ini untuk menghindari tuntutan dari portugis tadi.

Paus yang menengahi urusan mereka pada saat itu bernama Paus Alexander VI yang lahir dari spanyol.

Karena spanyol dan portugis sama-sama dua kekuatan penganut katholik gereja, maka Paus Alexander VI memberi keputusan membuat demarkasi yaitu sebuah garis pemisah antara jalur ekspansi spanyol dan portugis sejauh 100 liga (sekitar 300 mil) di kepulauan cape verde bagian barat.

Akibat dari keputusan itu, jalur ekspansi terbagi dua bagian yaitu bagian timur untuk portugis dan bagian barat untuk spanyol.

Jadi setiap kekayaan daerah yang berada disebelah barat termasuk dunia baru yang ditemukan oleh columbus sepenuhnya dimiliki oleh spanyol sedangkan kekayaan daerah disebelah timur berhak dimiliki portugis.

Setelah berjalannya waktu, Raja jhon II dari portugis menyadari bahwa keputusan tersebut lebih menguntungkan spanyol daripada portugis.

Karena tanah yang akan mereka dapatkan sangat sedikit dibanding spanyol

Dengan keputusan ini portugis tidak bisa mendapatkan sebagian dari dunia baru dan india yang menjadi tujuan ekspansinya.

Bahkan tidak akan cukup ruang dilaut untuk pelayaran mereka di afrika.

Pada Tahun 1494, Terjadilah pertemuan diplomatik antara portugis dan spanyol di tordesillas, Raja portugis pun berunding meminta revisi untuk bernegosiasi dengan Paus, Raja Ferdinand dan Ratu Isabela agar jalur ekspansinya digeser sedikit.

Negosiasi pun menghasilkan kesepakatan antara spanyol dan portugis untuk menggeser kembali garis demarkasi sejauh 370 liga (sekitar 1110 mil laut) di barat kepulauan cape verde. Kesepakatan ini dikenal dengan “Perjanjian Tordesillas” karena perundingan dilaksanakan di tordesillas.

Hasil dari perjanjian tordesillas memberikan kesempatan kepada portugis untuk memiliki sebagian dari benua amerika selatan yaitu pada bagian timur Brazil.

Penetapan garis demarkasi dan wilayah ekspansi portugis dan spanyol di brazil via Wikipedia

Perjanjian tordesillas disahkan oleh Paus Julius II pada tahun 1506

Walaupun begitu mereka tidak mengetahui garis batas secara akurat.

Setelah perjanjian tordesillas, banyak sekali penjelajahan yang dilakukan oleh portugis.

Dari penjelajahan portugis yang di navigasi oleh vasco da gama pada tahun 1498 telah mencapai India. Penjelajah portugis juga menemukan pantai brazil disebelah timur.

mereka pun mengeksplorasi brazil sampai menembus garis batas demarkasi, karena disana tidak ada ekspansi spanyol, maka portugis pun menetapkan klaim sebagian luas wilayah benua amerika selatan.

Berbeda dengan portugis, spanyol lebih menyukai kekayaan secara ekonomi. Mereka hanya fokus dan mengklaim pulau yang memiliki kekayaan seperti pulau mesoamerika yang dihuni oleh masyarakat aztek dan andean south america sehingga mereka diuntungkan dengan berbagai emas dan perak, bahkan kekayaan yang mereka dapatkan melebihi portugis.

Pertemuan dua negara yang menyebabkan konflik

Perjanjian tordesillas pada dasarnya dibuat agar kedua negara tersebut tidak mengalami konflik karena jalur ekspedisi mereka sudah dibagi dua bagian yaitu timur untuk portugis dan barat untuk spanyol.

Ternyata tidak lah begitu. Spanyol terus menyusuri wilayah bagian barat dan portugis pun terus menyusuri bagian timur, karena bumi itu bulat akhirnya mereka bertemu di satu titik yaitu di maluku, Indonesia tepatnya di ternate dan tidore, pada saat itu maluku termasuk wilayah yang memiliki kekayaan rempah-rempah yang melimpah.

Disinilah terjadi konflik besar antara portugis dan spanyol yang saling menuduh bahwa spanyol ataupun portugis telah melakukan pelanggaran perjanjian yang telah dilaksanakan sebelumnya di tordesillas. Maka untuk mengatasi konflik ini, dibuatlah perjanjian saragosa. perjanjian ini akan kita bahas di artikel selanjutnya.

Isi dari Perjanjian Tordesillas

Perjanjian tordesillas berisi kesepakatan antara spanyol dan portugis pada tanggal 7 juni 1494 di tordesillas, spanyol. Tujuannya untuk membagi dunia kedalam dua bagian sejauh 370 liga di atlantik dimulai dari kepulauan barat cape verde, pembagian tersebut menghasilkan dua bagian dunia yaitu timur untuk portugis dan barat untuk spanyol. Perjanjian tordesillas ditandatangani oleh spanyol pada tanggal 2 Juli 1494 dan portugis menadatangani pada tanggal 5 September 1494. Perjanjian ini di sahkan oleh paus Julius II pada tahun 1506.

Berikut ini salah satu bentuk perjanjian tertulisnya

Surat perjanjian tordesillas antara spanyol dan portugis via wikipedia

Dampak Perjanjian Tordesillas Terhadap Dunia

Perjanjian tordesillas menimbulkan pemahaman 3G bagi setiap negara bangsa eropa yang menjelajah terutama portugis dan spanyol. Semboyan 3G singkatan dari Gold, Glory, dan Gospel. Apa saja pengertiannya, mari kita jabarkan satu persatu.

1. Gold, yaitu pemahaman dalam menjelajah untuk mencari berbagai kekayaan berupa emas dan perak. Selain itu mereka juga berdagang dan merebut jalur perdagangan dan menguasai pusat perdagangan islam. Perdagangan mereka bersifat licik yaitu dengan mengadu domba dan memonopoli perdagangan, hal ini menyebabkan mereka untung banyak.

2. Glory, yaitu pemahaman untuk mencari kejayaan dengan menguasai berbagai wilayah yang mereka temui dan mengklaim bahwa wilayah tersebut milik mereka. Akibat dari pemahaman ini maka terjadilah imperialisme dan kolonialisme disetiap wilayah.

3. Gospel, yaitu pemahaman yang bertujuan untuk menyebarkan agama dan kebudayaan nasrani (kristen) kedalam wilayah yang mereka temui. Dalam pelayarannya mereka didampingi oleh pemuka agama nasrani. Hal ini dilatarbelakangi reconquista dan pengaruh menyebarnya islam keseluruh pelosok negeri sehingga mereka berniat untuk memperluas kembali agama nasrani.

Dampak Perjanjian Tordesillas Terhadap Indonesia

Telah kita sebutkan dipertengahan bahwa kedua negara adidaya yaitu spanyol dan portugis sampai ke maluku.

Sebelumnya belum dinamakan Indonesia tapi nusantara yang dipisahkan dengan nama kerajaan. Pada saat itu mereka belum mengenal adanya persatuan antar wilayah. Berikut ini dampaknya bagi Indonesia

1. Menguasai perdagangan di nusantara. Indonesia terutama dimaluku merupakan wilayah penghasil rempah-rempah terbanyak saat itu sehingga hal ini mengundang spanyol dan portugis untuk menguasai pusat perdagangan mereka, namun dengan cara licik yang sudah saya sebutkan sebelumnya.

2. Memecah belah antar wilayah di nusantara. Kedua negara spanyol dan portugis bertemu dimaluku tepatnya di kerajaan ternate dan tidore. karena tidak ada persatuan antara kerajaan ternate dan tidore, mereka pun mudah di adu domba oleh kedua negara tersebut.

Mereka berpihak pada salah satu dari kerajaan, portugis memihak ternate dan spanyol memihak tidore. Hal ini bertujuan untuk memecah belah diantara mereka. Namun pemihakan ini tentunya tidak gratis, kedua kerajaan ini harus membayar upeti kepada portugis dan spanyol. ah benar-benar jahat ni orang barat “-__-

3. Terjadinya Kolonialisme dan imperialisme di Indonesia. Perjanjian tordesillas termasuk Faktor Timbulnya Penjajahan di Indonesia. Tindakan portugis dan spanyol memicu setiap negara untuk menguasai dan menjajah Indonesia karena kekayaan rempah-rempahnya yang melimpah. Diantara negara yang sempat menjajah Indonesia yaitu belanda, jepang, portugis, spanyol dan inggris.

Tujuan Perjanjian Tordesillas

Tujuan utama dibuatnya perjanjian tordesillas untuk mengatasi konflik antara portugis dan spanyol yang sedang memperebutkan dunia baru.

Sebelumnya telah kita bahas bahwa portugis sempat ingin mengambil haknya kepada spanyol yang mengklaim bahwa dunia baru yang ditemukan oleh columbus adalah milik spanyol.

Namun Portugis berpendapat bahwa sebenarnya tanah yang baru ditemukan tersebut sudah ditemukan dan diklaim oleh penjelajah portugis sehingga hal ini menimbulkan konflik antara portugis dan spanyol.

Untuk mengatasi konflik tersebut, kepausan memisahkan mereka dengan sebuah keputusan untuk membagi dunia kedalam dua bagian yaitu timur untuk portugis dan barat untuk spanyol. Garis pemisah yang tadinya 100 liga diubah menjadi 370 liga, pengubahan ukuran ini kita kenal dengan perjanjian tordesillas.

Glosarium

Demarkasi adalah garis pemisah antara dua pasukan bersenjata yang tidak boleh di langgar oleh satu sama lainnya

Kolonialisme atau penjajahan adalah usaha negara lain untuk menguasai rakyat dan sumber daya dari wilayah lain demi kepentingan pribadi.

Imperialisme adalah kebijakan negara besar untuk memegang kendali atas suatu wilayah agar negara tersebut bisa menduduki dan mengembangkan kekuasaannya diwilayah tersebut.

Ratu Isabella adalah ratu kerajaan kastilia dan leon di spanyol. Ia diberi gelar sebagai Penguasa Katolik oleh kepausan karena setia terhadap gereja katolik. Ia juga sebagai ratu terkejam yang menaklukan islam di andalusia dalam perang salib dan juga melakukan pembunuhan dan pengusiran umat islam dan yahudi di spanyol.

Kepausan adalah pemimpin utama gereja


Attribute References:
Original main image: Colonial demarcation lines between Castille/Spain and Portugal in the 15th and 16th Centuries via Wikimedia Commons by Lencer. Licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 Unported (CC BY-SA 3.0). Transform by PetikanHidup.Com

About Abu Abdillah

Semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat :)

Tinggalkan Balasan