Home / IPS / Peran Gerakan Budi Utomo dalam Bidang Politik
peran budi utomo dalam politik. monumen kebangkitan nasional

Peran Gerakan Budi Utomo dalam Bidang Politik

Budi Utomo atau Boedi Oetomo adalah sebuah organisasi pemuda yang didirikan oleh Dr. Soetomo dengan mahasiswa STOVIA yaitu Goenawan Mangoenkoesoemo dan Soeraji pada tanggal 20 Mei 1908. Tanggal pendirian organisasi Budi Utomo juga disebut sebagai hari kebangkitan nasional yang melahirkan gerakan-gerakan kemerdekaan lainnya.

Organisasi Budi Utomo dibuat dari hasil pemikiran Dr. Wahidin Sudirohusodo yaitu salah seorang pahlawan nasional indonesia.

Tujuan dibuatnya budi utomo yaitu untuk kemerdekaan indonesia dari tangan para penjajah, dengan adanya gerakan inilah maka lahir banyak organisasi perjuangan kemerdekaan seperti sarekat islam, dan indische partij.

Asal mula tujuan didirikannya budi utomo adalah untuk memajukan wilayah hindia belanda (sekarang disebut Indonesia) dalam kegiatan pendidikan dan kebudayaan, seperti perbaikan pelajaran di sekolah-sekolah, mendirikan badan wakaf untuk menunjang biaya anak-anak bersekolah, membuka sekolah pertanian, memajukan teknik dan industri, memajukan perdagangan, menghidupkan kembali seni dan kebudayaan indonesia dan menjunjung tinggi kemanusiaan dalam rangka menciptakan kehidupan yang layak untuk rakyat.

Namun sejak tahun 1915  kegiatan organisasi budi utomo berubah tidak hanya bergerak dalam bidang pendidikan dan kebudayaan, namun juga bergerak dalam bidang politik.

Perubahan ini muncul karena adanya organisasi seperti sarekat islam dan indische partij yang bergerak dalam bidang politik, karena itulah budi utomo tidak ingin ketinggalan sebagai organisasi gerakan kemerdekaan indonesia.

Peran Gerakan Organisasi Budi utomo dalam Kegiatan Bidang politik yaitu,

  1. Budi Utomo ikut duduk dalam komite Indie Weerbaar yang dikirim ke Negeri Belanda untuk membahas pertahanan Hindia Belanda pada tahun 1916–1917.
  2. Budi Utomo juga mengusulkan pembentukan Volksraad (Dewan Rakyat) bagi penduduk pribumi, ketika wakilnya dalam Comite Indie Weerbaar (Panitia Ketahanan Hindia Belanda) berangkat ke Negeri Belanda.
  3. Budi Utomo berpartisipasi dalam pembentukan Komite Nasional untuk menghadapi pemilihan anggota Volksraad.
  4. Budi Utomo berpartisipasi aktif sebagai anggota Volksraad, bahkan menempati dua dalam hal jumlah anggota di antara anggota pribumi.
  5. Budi Utomo mencanangkan program politiknya berupa keinginan mewujudkan pemerintahan parlementer yang berasas kebangsaan.
  6. Pada tahun 1927, Budi Utomo memprakarsai dan bergabung dalam Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI) .
  7. Dokter Sutomo banyak mendirikan studieclub yang dalam praktiknya juga dapat membahas soal-soal politik.
  8. Bergabung dengan Persatuan Bangsa Indonesia (PBI) yang pada tahun 1935 berubah menjadi Partai Indonesia Raya (Parindra)

About Abu Abdillah

Semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat :)

Tinggalkan Balasan