Home / Bahasa Indonesia / Pengertian Teks Prosedur, Ciri, Tujuan, Struktur, Macam, Contoh & Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Pengertian Teks Prosedur, Ciri, Tujuan, Struktur, Macam, Contoh & Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Kita sering kali menggunakan internet untuk mencari artikel atau membeli buku tentang cara atau tutorial apa saja seperti cara memasak, resep masakan, cara menggunakan komputer, cara memutihkan wajah dan lainnya. Pada artikel atau buku tentang itu terdapat langkah-langkah yang tujuannya memudahkan pembaca untuk mengikuti langkah yang hasil akhirnya sesuai keinginan pembacanya. Tahukah kamu, teks prosedur tidak jauh dengan artikel dan buku yang berkategori tentang cara, tips, tutorial dan semacamnya.

Pengertian Teks Prosedur

Teks Prosedur adalah teks yang berisi cara, tujuan untuk membuat atau melakukan sesuatu hal dengan langkah demi langkah yang tepat secara berurutan sehingga menghasilkan suatu tujuan yang diinginkan.

Teks prosedur biasanya terdapat pada tulisan yang mengandung cara, tips atau tutorial melakukan langkah tertentu. Didalam teks prosedur terdapat kata imperatif atau kata perintah untuk melakukan apa yang dibahas pada teks agar si pembaca melakukan apa yang diperintahkan pada isi teks tersebut.

Misalnya kamu sedang mencari tulisan cara memutihkan wajah melalui internet, nah pada teks tulisan tersebut akan ada cara atau langkah bagaimana memutihkan wajah sehingga menghasilkan putih bersih seperti yang kamu inginkan. cara yang disajikan pun langkah demi langkah secara berurutan agar sipembaca mampu mengikuti tutorial yang disajikan. ngerti ? oke lanjut. . .

Pada teks prosedur, isi dari tulisannya selalu berhubungan dari awal sampai akhir, dan dari setiap isinya terdapat keterangan-keterangan agar mudah dipahami oleh pembaca.

Tujuan Teks Prosedur

Teks prosedur bertujuan untuk memudahkan pembaca maupun pendengar agar dapat mengikuti langkah atau perintah dari isi teks yang tujuan akhirnya bisa sesuai keinginan pembaca maupun pendengar.

Ciri – Ciri Teks Prosedur

  • Terdapat tujuan, langkah-langkah dan penutup.
  • Menggunakan kalimat imperatif atau kalimat perintah sehingga pembaca bisa mengikuti apa yang diperintahkan pada sebuah teks.
  • Menggunakan kalimat penghubung sehingga dari awal dan akhir teks saling terkait.
  • Menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung.
  • Menggunakan kalimat saran dan larangan.
  • Menggunakan kriteria atau batasan tertentu.
  • Menggunakan kata keterangan.
  • Berisi pemberian informasi.
  • Berisi langkah yang terperinci
  • Menggunakan akhiran -i dan -kan, contohnya, jangan lupa selalu siram-i bunganya setiap hari, lempar-kan bola tersebut keatas.

Struktur Teks Prosedur

Teks prosedur mempunyai tiga langkah bagian yaitu tujuan, materi dan langkah-langkah.

  • Tujuan, pada bagian ini penulis mengemukakan pembahasan materi yang akan ditulis seperti tujuan dan manfaat penulisan sehingga hasil akhirnya sesuai keinginannya pembaca.
  • Materi, pada bagian ini terdapat materi atau bahan-bahan yang dibutuhkan, jika teks prosedurnya tentang pembuatan sesuatu maka pastinya membutuhkan materi/bahan-bahan untuk membantu langkah-langkahnya.
  • Langkah-langkah, pada bagian ini terdapat inti materi yang dibahas yaitu langkah-langkah kegiatan materi yang harus dilakukan atau diikuti untuk mencapai hasil akhir yaitu tujuan dan manfaatnya secara berurutan.

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Teks prosedur memiliki kaidah kebahasaan diantaranya, konjungsi temporal, kata imperatif, verba material dan tingkah laku, partisipan manusia, bilangan pendanda, kalimat introgatif dan kalimat deklaratif.

Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal adalah kata penghubung yang berhubungan secara kronologis dengan waktu dan kejadian dari kedua peristiwa yang memiliki keterkaitan. Misalnya, setelah ini, kemudian, lalu, sesudah itu, selanjutnya, sebelum itu, dan lain-lain.

Kata imperatif

Kata imperatif atau kata perintah adalah kata yang mengandung perintah atau larangan ketika melakukan pelaksanaan yang dibahas, misalnya, diamkan ubi itu selama 5 menit, jangan sampai tercampur dengan bahan lain, dan lainnya.

Verba material dan tingkah laku

Verba material adalah perbuatan yang mengacu pada tindakan, seperti potonglah ubi itu, masukan air kedalam wadah. Sedangkan Verba tingkah laku adalah perbuatan yang mengacu pada tindakan berdasarkan ungkapan, seperti, tunggu kira-kira 5 menit, tunggu sampai matang, tetap pertahankan, dan lainnya.

Partisipan manusia

Partisipan manusia adalah mempartisipasikan atau mengikutsertakan manusia dalam tulisan tersebut untuk membantu langkah-langkahnya.

Bilangan penanda

Bilangan penanda adalah bilangan yang mengurutkan langkah-langkah pada tulisannya.

Kalimat introgatif

Kalimat introgatif adalah kalimat yang berisi pertanyaan dan fungsinya untuk menanyakan kepada pembaca yang mengikuti langkah-langkah dalam tulisan, misalnya, sudah belum ? apakah sudah dimasukan ? apakah sudah mengerti ? sudah paham ? sudah membacanya ?

Kalimat deklaratif

Kalimat deklaratif adalah kalimat yang berisi pernyataan yang fungsinya untuk memberikan informasi tentang suatu hal yang harus diketahui.

Jenis/Macam – Macam Teks Prosedur

Teks prosedur memiliki 3 macam jenis diantaranya, teks prosedur sederhana, kompleks dan protocol.

Teks Prosedur Sederhana

Teks prosedur sederhana yaitu teks yang berisi langkah-langkah sederhana yang biasaya hanya 2-4 langkah saja dalam melakukannya, contohnya cara login facebook.

Teks Prosedur Kompleks

Teks prosedur kompleks yaitu teks yang berisi banyak langkah dalam melakukannya. contohnya, cara membuat sambal balado, cara mengajukan pembuatan kartu SIM, cara memperpanjang STNK, prosedur pembuatan ktp.

Teks Prosedur Protokol

Teks prosedur protokol adalah teks yang pada setiap langkahnya bisa diubah tidak harus runut, walaupun berubah, tetapi hasil akhirnya tetap sama. misalnya, jika memasak mie instan kita bisa merebus dengan memasukan mie dan bumbu kedalam air rebusan dari tungku atau bisa memasukan air panas kedalam wadah yang berisi mie lalu memasukan bumbu.

Macam – Macam Kalimat dalam Teks Prosedur

Didalam teks prosedur terdapat kalimat yang mewakili isi dari tulisan yang mengandung teks prosedur diantaranya, kalimat imperatif, kalimat introgatif dan kalimat deklaratif.

  • Kalimat imperatif, yaitu kata yang mengandung perintah atau larangan ketika melakukan pelaksanaan yang dibahas.
  • Kalimat introgatif, yaitu kalimat yang berisi pertanyaan dan fungsinya untuk menanyakan kepada pembaca yang mengikuti langkah-langkah dalam tulisan.
  • Kalimat deklaratif, yaitu kalimat yang berisi pernyataan yang fungsinya untuk memberikan informasi tentang suatu hal yang harus diketahui.

Contoh Teks Prosedur

Berikut ini contoh dari 3 macam teks prosedur yaitu,

1. Teks Prosedur Sederhana

Cara menghidupkan laptop

– Buka laptop Anda

– Cari tombol power’

– Tekan tombol power tersebut

– Tring, laptop Anda sudah menyala

2. Teks Prosedur Kompleks

Prosedur pembuatan KTP

Cara membuat e-KTP (KTP Elektronik) sebenarnya sama dengan prosedur pembuatan KTP sebelumnya, namun di sini akan dilengkapi dengan pengambilan sidik jari dan scan retina mata yang bertujuan agar tercipta data tunggal, yaitu setiap satu orang dengan satu identitas (KTP). Sudah sangat umum, bahwa satu orang di Indonesia memiliki beberapa identitas/KTP. Pemberlakuan e-KTP juga dimaksudkan untuk mentertibkan administrasi orang per orang di Indonesia agar setiap identitas dan mobilitasnya tercatat dan terpantau secara jelas dan benar oleh negara.

Cara membuat e-KTP diantaranya adalah:

  1. Pastikan kelurahan atau desa anda telah mendukung layanan e-KTP
  2. Datanglah dengan membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK) dan Surat Pengantar RT/RW ke Keluarahan/Desa setempat.
  3. Ambil nomor antrian di loket, tunggu hingga dipanggil oleh petugas yang bersangkutan. Jangan lupa bawa surat panggilan untuk membuat e-KTP dari pemerintah setempat.
  4. Petugas akan memasukkan data dan foto anda secara digital. Pastikan dan bandingkan data anda dengan data di KTP anda, jika anda belum pernah mempunyai KTP isi formulir F1.01.
  5. Bubuhkan tanda tangan anda di alat perekam tanda tangan. Pastikan tanda tangan anda tidak berubah-rubah lagi berikutnya karena akan menyulitkan jika tidak sama dengan dokumen lain seperti paspor, SIM dan lain-lain.
  6. Lakukan pemindaian retina pada alat yang telah disediakan.
  7. Pastikan Surat Panggilan anda akan ditandatangani dan distempel oleh petugas berwenang.
  8. Tunggu proses pencetakan sekitar 2 minggu. Bila e-KTP selesai dicetak anda akan diberitahu dan dapat diambil di Keluarahan/Desa setempat.

3. Teks Prosedur Protokol

Cara Memasak Mie Instan

Cara memasak mie instan rebus adalah sebagai berikut :
a. Rebus mie dengan air yang telah mendidih.
b. Setelah sudah cukup matang, tiriskan mie untuk beberapa menit dan buanglah air bekas rebusan mie.
c. Setelah ditiriskan, tuangkan air panas yang baru sebagai kuahnya.
d. Masukkan bumbu-bumbu yang telah tersedia.
e. Selamat menikmati mie rebus kesukaan anda.

About Abu Abdillah

Blogger, Muslim Marketer, Bookworm Cyclist Strong, Computer User, #PedagangMuslim ^__^

Lihat Juga

Pengertian Esai, Ciri, Jenis, Struktur, Langkah Pembuatan & Contoh Esai

Esai seringkali kita temukan dalam sebuah majalah pendidikan, dalam artikel atau pun kabar berita, dan …

Satu Komentar

  1. makasih Mas. saya izin download. sangat membantu banget untuk menunjang bahan ajar saya.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: