Home / Bahasa Indonesia / Pengertian Teks Prosedur, Ciri, Tujuan, Struktur, Macam, Contoh & Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Pengertian Teks Prosedur, Ciri, Tujuan, Struktur, Macam, Contoh & Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Diperbarui Tanggal 10 Agustus 2019 Jam 06:29 pm

Kita sering kali menggunakan internet untuk mencari tulisan berupa artikel atau membeli buku yang bertema tentang tata cara atau tutorial apa saja seperti cara memasak, resep masakan, cara menggunakan komputer, cara memutihkan wajah dan lainnya.

Pada tulisan semacam itu terdapat langkah-langkah yang tujuannya memudahkan pembaca untuk mengikuti tata cara yang disajikan yang hasil akhirnya sesuai harapan pembaca.

Tahukah kamu, teks prosedur tidak jauh berbeda dengan tulisan semacam itu, baik yang berbentuk artikel atau pun berupa buku yang berkategori tentang cara, tips, tutorial dan semacamnya.

Pengertian Teks Prosedur

Teks Prosedur adalah teks yang berisi tata cara untuk membuat atau melakukan sesuatu hal secara berurutan dengan terstruktur langkah demi langkah untuk menghasilkan suatu tujuan yang diinginkan.

Teks prosedur biasanya terdapat pada tulisan tentang tata cara, tips atau tutorial untuk melakukan langkah tertentu.

loading...

Didalam teks prosedur terdapat kata imperatif atau kata perintah untuk melakukan apa yang dibahas pada teks agar si pembaca melakukan apa yang diperintahkan pada isi teks tersebut.

Misalnya kamu sedang mencari tulisan cara memutihkan wajah melalui internet, nah pada teks tersebut akan ada tata cara atau langkah-langkah bagaimana memutihkan wajah sehingga menghasilkan putih bersih seperti yang kamu inginkan. cara yang disajikan pun langkah demi langkah secara berurutan agar sipembaca mampu mengikuti tutorial yang disajikan.

Paham? oke lanjut. . .

Pada teks prosedur, isi dari tulisannya selalu berhubungan dari awal sampai akhir, dan dari setiap isinya terdapat keterangan-keterangan agar mudah dipahami oleh pembaca.

Tujuan Teks Prosedur

Teks prosedur bertujuan untuk memudahkan pembaca maupun pendengar agar dapat mengikuti langkah atau perintah dari isi teks yang tujuan akhirnya bisa sesuai keinginan pembaca.

Ciri – Ciri Teks Prosedur

  • Terdapat tujuan, langkah-langkah dan penutup.
  • Menggunakan kalimat imperatif atau kalimat perintah sehingga pembaca bisa mengikuti apa yang diperintahkan pada sebuah teks.
  • Menggunakan kalimat penghubung sehingga dari awal dan akhir teks saling terkait.
  • Menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung.
  • Menggunakan kalimat saran dan larangan.
  • Menggunakan kriteria atau batasan tertentu.
  • Menggunakan kata keterangan.
  • Berisi pemberian informasi.
  • Berisi langkah yang terperinci
  • Menggunakan akhiran -i dan -kan, contohnya, jangan lupa selalu siram-i bunganya setiap hari, lempar-kan bola tersebut keatas.

Struktur Teks Prosedur

Teks prosedur mempunyai tiga langkah bagian yaitu tujuan, materi dan langkah-langkah.

  • Tujuan, pada bagian ini penulis mengemukakan latar belakang materi yang berhubungan dengan langkah-langkah pelaksanaan. Misalnya menulis tujuan dan manfaat untuk apa tulisan tersebut dibuat
  • Materi, pada bagian ini terdapat materi berupa persyaratan atau bahan-bahan apa saja yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan, jika teks prosedurnya tentang pembuatan kue maka dalam materi akan ditulis bahan-bahan untuk melengkapi pembuatan kue.
  • Langkah-langkah, pada bagian ini berupa inti kegiatan langkah-langkah secara berurutan untuk melaksanakan tujuan yang telah dibahas sebelumnya. Pelaksanaan ini dilakukan hingga mencapai hasil akhir yang sesuai dengan keinginan pembaca.

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Teks prosedur memiliki 7 kaidah kebahasaan diantaranya, konjungsi temporal, kata imperatif, verba material dan tingkah laku, partisipan manusia, bilangan pendanda, kalimat introgatif dan kalimat deklaratif.

1. Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal adalah kata penghubung yang berhubungan secara kronologis dengan waktu dan kejadian dari kedua peristiwa yang memiliki keterkaitan. Contohnya: setelah ini, kemudian, lalu, sesudah itu, selanjutnya, sebelum itu, dan lain-lain.

2. Kata imperatif

Kata imperatif atau kata perintah adalah kata yang mengandung perintah atau larangan dalam langkah-langkah pelaksanaan yang dibahas. Contohnya: diamkan, jangan, tunggu, biarkan, ulangi

3. Verba material dan tingkah laku

Verba material adalah perbuatan yang mengacu pada tindakan, seperti potonglah ubi itu, masukan air kedalam wadah. Sedangkan Verba tingkah laku adalah perbuatan yang mengacu pada tindakan berdasarkan ungkapan, seperti, tunggu kira-kira 5 menit, tunggu sampai matang, tetap pertahankan, dan lainnya.

4. Partisipan manusia

Partisipan manusia adalah mempartisipasikan atau mengikutsertakan manusia dalam tulisan tersebut untuk membantu langkah-langkahnya. Contohnya menambahkan gambar manusia yang sedang memotong buah.

5. Bilangan penanda

Bilangan penanda adalah bilangan yang mengurutkan langkah-langkah pada tulisannya. Contohnya urutan nomor

6. Kalimat introgatif

Kalimat introgatif adalah kalimat yang berisi pertanyaan dan fungsinya untuk menanyakan kepada pembaca yang mengikuti langkah-langkah dalam tulisan. Contohnya: sudah belum ? apakah sudah dimasukan ? apakah sudah mengerti ? sudah paham ? sudah membacanya ?

7. Kalimat deklaratif

Kalimat deklaratif adalah kalimat yang berisi pernyataan yang berfungsi untuk memberikan informasi tentang suatu hal yang harus diketahui di dalam langkah-langkah pelaksanaan. Contohnya memberikan informasi bahan atau persyaratan sebelum memulai langkahnya.

Jenis/Macam – Macam Teks Prosedur

Teks prosedur memiliki 3 macam jenis diantaranya, teks prosedur sederhana, kompleks dan protocol.

1. Teks Prosedur Sederhana

Teks prosedur sederhana yaitu teks yang berisi langkah-langkah sederhana yang biasaya hanya 2-4 langkah saja dalam melakukannya. Contohnya: cara login facebook, cara mematikan komputer

2. Teks Prosedur Kompleks

Teks prosedur kompleks yaitu teks yang berisi banyak langkah dalam melakukannya. Contohnya: cara membuat sambal balado, cara mengajukan pembuatan kartu SIM, cara memperpanjang STNK, prosedur pembuatan ktp.

3. Teks Prosedur Protokol

Teks prosedur protokol adalah teks yang pada setiap langkahnya bisa diubah tidak harus runut, walaupun berubah, tetapi hasil akhirnya tetap sama. Misalnya, jika memasak mie instan kita bisa merebus dengan memasukan mie dan bumbu kedalam air rebusan dari tungku atau bisa memasukan air panas kedalam wadah yang berisi mie lalu memasukan bumbu.

Macam – Macam Kalimat dalam Teks Prosedur

Didalam teks prosedur terdapat 3 kalimat yang mewakili isi dari tulisan yang mengandung teks prosedur diantaranya, kalimat imperatif, kalimat introgatif dan kalimat deklaratif.

  • Kalimat imperatif, yaitu kalimat yang mengandung kata perintah atau larangan dalam langkah-langkah pelaksanaan yang dibahas. Contohnya: Diamkan ubi itu selama 5 menit, Jangan sampai tercampur dengan bahan lain, Biarkan selama 30 menit, dll.
  • Kalimat introgatif, yaitu kalimat yang berisi pertanyaan, fungsinya untuk menanyakan kepada pembaca yang sedang mengikuti langkah-langkah dalam teks. Contohnya: Apakah kamu pernah membuat sayur asam sebelumnya?, Sudah menyiapkan bahannya?
  • Kalimat deklaratif, yaitu kalimat yang berisi pernyataan, fungsinya untuk memberikan deskripsi atau informasi tentang sesuatu hal di dalam langkah-langkah. Contohnya memberikan rincian bahan, menjelaskan sesuatu bahan, merincikan persyaratan, menjelaskan sesuatu hal dalam langkah-langkah tersebut.

Tidak semua kalimat ada dalam satu teks prosedur, biasanya tergantung jenisnya. Jika teks prosedurnya bersifat kompleks, tidak menutup kemungkinan semua kalimat diatas ada. Namun jika bersifat sederhana, mungkin hanya ada satu atau dua kalimat.

Contoh Teks Prosedur

Berikut ini contoh dari 3 macam teks prosedur yaitu,

1. Teks Prosedur Sederhana

Cara menghidupkan laptop

  1. Buka laptop Anda
  2. Cari tombol power’
  3. Tekan tombol power tersebut
  4. Tring, laptop Anda sudah menyala

2. Teks Prosedur Kompleks

Prosedur pembuatan KTP

Cara membuat e-KTP (KTP Elektronik) sebenarnya sama dengan prosedur pembuatan KTP sebelumnya, namun di sini akan dilengkapi dengan pengambilan sidik jari dan scan retina mata yang bertujuan agar tercipta data tunggal, yaitu setiap satu orang dengan satu identitas (KTP). Sudah sangat umum, bahwa satu orang di Indonesia memiliki beberapa identitas/KTP. Pemberlakuan e-KTP juga dimaksudkan untuk mentertibkan administrasi orang per orang di Indonesia agar setiap identitas dan mobilitasnya tercatat dan terpantau secara jelas dan benar oleh negara.

Cara membuat e-KTP diantaranya adalah:

  1. Pastikan kelurahan atau desa anda telah mendukung layanan e-KTP
  2. Datanglah dengan membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK) dan Surat Pengantar RT/RW ke Keluarahan/Desa setempat.
  3. Ambil nomor antrian di loket, tunggu hingga dipanggil oleh petugas yang bersangkutan. Jangan lupa bawa surat panggilan untuk membuat e-KTP dari pemerintah setempat.
  4. Petugas akan memasukkan data dan foto anda secara digital. Pastikan dan bandingkan data anda dengan data di KTP anda, jika anda belum pernah mempunyai KTP isi formulir F1.01.
  5. Bubuhkan tanda tangan anda di alat perekam tanda tangan. Pastikan tanda tangan anda tidak berubah-rubah lagi berikutnya karena akan menyulitkan jika tidak sama dengan dokumen lain seperti paspor, SIM dan lain-lain.
  6. Lakukan pemindaian retina pada alat yang telah disediakan.
  7. Pastikan Surat Panggilan anda akan ditandatangani dan distempel oleh petugas berwenang.
  8. Tunggu proses pencetakan sekitar 2 minggu. Bila e-KTP selesai dicetak anda akan diberitahu dan dapat diambil di Keluarahan/Desa setempat.

3. Teks Prosedur Protokol

Cara Memasak Mie Instan

Cara memasak mie instan rebus adalah sebagai berikut :
a. Rebus mie dengan air yang telah mendidih.
b. Setelah sudah cukup matang, tiriskan mie untuk beberapa menit dan buanglah air bekas rebusan mie.
c. Setelah ditiriskan, tuangkan air panas yang baru sebagai kuahnya.
d. Masukkan bumbu-bumbu yang telah tersedia.
e. Selamat menikmati mie rebus kesukaan anda.

Penutup

Kesimpulannya teks prosedur mudah ditemukan pada tulisan baik itu yang berbentuk artikel, buku, koran, majalah, yang paling penting teks tersebut bertema tata cara, tutorial, atau langkah-langkah pelaksanaan untuk mencapai suatu tujuan.

Kita akhiri pembahasan kali ini, jika belum mengerti silahkan ditanyakan dalam kolom komentar ya.

About Abu Abdillah

Semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat :)

Satu Komentar

  1. makasih Mas. saya izin download. sangat membantu banget untuk menunjang bahan ajar saya.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: