Home / Bahasa Indonesia / Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi, Struktur, Tujuan, Ciri, Kaidah Kebahasaan, Fungsi, Syarat, Sifat, Langkah Penyusunan & Contohnya

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi, Struktur, Tujuan, Ciri, Kaidah Kebahasaan, Fungsi, Syarat, Sifat, Langkah Penyusunan & Contohnya

Pernahkah kamu membaca buku tentang ilmu pengetahuan, sebuah berita atau sebuah informasi ? biasanya isi tulisan dari hal tersebut sangat faktual dan terbukti kebenarannya sehingga kita percaya akan kebenaran dari isi teks tersebut. hal semacam itu tidak jauh dengan observasi atau pengamatan yang dilakukan oleh sang penulis, dan hasil dari observasi tersebut akan dijadikan sebuah hasil data laporan pengamatan di lapangan yang akan dianalisis untuk ditarik kesimpulan.

Apa sih teks laporan hasil observasi itu, serta apa tujuan dan manfaatnya ?

Disini saya akan membahas dengan bagian pengertiannya terlebih dahulu, lalu tujuan, fungsi, sifat, struktur, ciri-ciri, kaidah kebahasaan, syarat, langkah penyusunan dan terakhir yaitu contoh dari teks laporan hasil observasi. mari kita simak pembahasan berikut ini.

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang memberikan informasi secara umum tentang sesuatu berdasarkan fakta dari hasil pengamatan secara langsung.

Pengamatan atau biasa disebut observasi itu dilakukan oleh si pengamat dengan terjun langsung kelapangan untuk mengetahui sebuah informasi yang ada.

Informasi itu bisa meliputi objek tentang keadaan alam, keadaan lingkungan, seperti hewan, tumbuhan, sosial, sebuah peristiwa, kesenian dan kebudayaan.

Teks laporan hasil observasi bersifat informatif, komunikatif dan objektif, artinya isi teks tersebut memberikan sebuah informasi yang mudah dipahami oleh pembaca atau pendengarnya dan setiap informasi disajikan/ditulis secara objektif dan faktual atau dengan fakta/kenyataan yang sebenarnya yang telah diamati sebelumnya, tidak dibuat-buat atau tidak menurut opini sang penulis, serta dapat dibuktikan kebenarannya.

Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi

Tujuan utamanya yaitu untuk memberikan informasi secara objektif dan fakta yang ada dilapangan sesuai hasil pengamatan yang didapatkan, tujuan yang lainnya yaitu :

  1. Untuk penelitian
  2. Untuk memberikan informasi terbaru
  3. Untuk mengatasi suatu persoalan.
  4. Untuk menemukan teknik atau cara terbaru.
  5. Untuk mengambil keputusan yang lebih efektif.
  6. Untuk melakukan pengawasan dan/atau perbaikan.
  7. Untuk mengetahui perkembangan suatu permasalahan.

Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan observasi memiliki fungsi atau manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain, fungsinya

  1. Sebagai bahan penelitian
  2. Sebagai sumber yang dapat dipercaya
  3. Sebagai laporan tugas dan kegiatan pengamatan
  4. Sebagai dokumentasi
  5. Sebagai ilmu pengetahuan
  6. Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan/atau pemecahan masalah dalam pengamatan.

Sifat Teks laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi bersifat informatif, komunikatif dan objektif, yaitu :

  1. Bersifat Informatif, artinya isi teksnya memberikan sebuah informasi
  2. Bersifat Komunikatif, artinya isi teksnya mudah dipahami atau dimengerti
  3. Bersifat Objektif, artinya isi teksnya disajikan/ditulis secara faktual atau dengan fakta/kenyataan apa adanya dan bisa dibuktikan kebenarannya.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi secara umum memiliki  3 struktur diantaranya,

  1. Definisi Umum, yaitu terdapat pembukaan, berisi informasi secara umum atau secara garis besarnya
  2. Deskripsi Bagian, yaitu terdapat isi, rincian, pembahasan dan penjelasan.
  3. Deskripsi Penutup, yaitu terdapat manfaat atau kegunaan.

Ada juga sumber referensi lain yang menyatakan terdapat 2 sturktur diantaranya,

  1. Pernyataan Umum, pada bagian struktur ini berisi informasi secara umum yang telah diamati sebelumnya, dibagian ini terdapat penggolongan atau klasifikasi terhadap objek antara persamaan dan/atau perbedaan, sehingga dapat dibedakan antara satu dengan yang lainnya.
  2. Aspek, pada bagian struktur ini berisi informasi secara lebih rinci, dibagian inilah terdapat penjelasan dan pembahasan secara lebih mendetail lagi tentang objek yang diamati. selain itu, informasi yang sudah diklasifikasikan tadi dibagian pernyataan umum akan di uraikan secara runut dan mendetail.

Ciri – Ciri Teks Laporan Hasil Observasi

  1. Ditulis secara lengkap dan sempurna.
  2. Bersifat objektif, global dan/atau universal.
  3. Objek yang akan dibicarakan/dibahas adalah objek tunggal.
  4. Ditulis berdasarkan fakta sesuai dengan pengamatan yang telah dilakukan.
  5. Informasi teks merupakan hasil penelitian terkini yang sudah terbukti kebenarannya.
  6. Tidak mengandung prasangka/dugaan/pemihakan yang menyimpang atau tidak tepat.
  7. Saling berkaitan dengan hubungan berjenjang antara kelas dan subkelas yang terdapat di dalamnya.
  8. Tidak adanya bagian penutup dari penulis. Penulis hanya melaporkan apa yang dilihat dan diketahuinya berdasarkan hasil analisis serta observasinya.
  9. Menitikberatkan pada pengelompokkan segala sesuatu ke dalam jenis-jenis dengan ciri atau keadaannya secara umum.
  10. Disajikan secara menarik, baik dalam hal kata, bahasa jelas, isinya berbobot maupun susunannya logis.
  11. Teks Laporan Hasil Observasi menggambarkan sesuatu secara umum dan sesuai fakta, tanpa adanya opini penulis.
  12. Teks deskripsi menggambarkan secara khusus (unik dan individual) dan menggunakan sudut pandang penulis.

Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi sangat berkaitan dengan penelitian dan pengetahuan, maka hal ini termasuk kedalam jenis teks formal yang mengharuskan bahasa yang baku atau sesuai kaidah bahasa indonesia yang baik dan benar, serta mudah dipahami. Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi diantaranya,

1. Menggunakan frasa nomina yang diikuti penjenis dan pendeskripsi.

2. Menggunakan verba relasional, seperti : ialah, merupakan, adalah, yaitu, digolongkan, termasuk, meliputi, terdiri atas, disebut, dan lain-lain (digunakan untuk menyatakan definisi pada istilah teknis atau istilah yang digunakan secara khusus pada bidang tertentu).

3. Menggunakan verba aktif alam, hal ini untuk menjelaskan perilaku, seperti : bertelur, membuat, hidup, makan, tidur, dan sebagainya.

4. Menggunakan kata penghubung, untuk menyatakan :

-Tambahan : dan, serta
-Perbedaan : berbeda dengan
-Persamaan : sebagaimana, seperti halnya, demikian halnya, hal demikian, sebagai, hal yang sama
-Pertentangan : sedangkan, tetapi, namun, melainkan, sementara itu, padahal berbanding terbalik
-Pilihan : atau

5. Menggunakan paragraf dengan kalimat utama, hal ini untuk menyusun informasi utama, diikuti rincian aspek yang hendak dilaporkan dalam beberapa paragraf.

6. Menggunakan kata keilmuwan atau teknis, seperti : herbivora, degeneratif, osteoporosis, mutualisme, parasitisme, pembuluh vena, leukimia, syndrom, phobia, dan lain-lain.

Syarat/Kriteria Teks Laporan Hasil Observasi yang Baik dan Benar

Agar teks laporan hasil observasi dapat diterima dengan baik dan benar, maka harus memenuhi syarat atau kriteria, diantaranya yaitu,

  1. Memiliki susunan struktur teks yang urut dan lengkap.
  2. Dalam struktur teks tidak memiliki kesimpulan/penutup teks, bagian akhirnya hanya digunakan untuk deskripsi manfaat atau kegunaan.
  3. Di dalam teks tidak ada opini dari penulis.
  4. Teks menjelaskan sebuah informasi yang benar adanya (sesuai fakta) dan dapat dibuktikan kebenarannya.

Langkah Menyusun Teks Laporan Hasil Observasi

Untuk menyusun teks laporan hasil observasi ada langkah-langkahnya yaitu,

  1. Membuat judul laporan sesuai dengan pengamatan yang telah dilakukan.
  2. Membuat kerangka teks yang condong ke pembuatan gagasan utama sesuai dengan hasil pengamatan.
  3. Menyusun teks berdasarkan gagasan utama yang telah dibuat, diawali dengan paragraf pernyataan umum lalu ke bagian isi, setelah membuat klasifikasi secara umum, langkah berikutny yaitu menjabarkan klasifikasi tersebut berdasarkan hasil pengamatan.
  4. Meneliti kembali hasil penulisan teks, jika ada kalimat janggal atau salah penulisan, segera perbaiki kembali.

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Dilengkapi Strukturnya

Cinta Lingkungan

Definisi Umum :
Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan berhubungan timbal balik. Lingkungan hidup ini mencakupi benda hidupdan benda mati. Benda hidup perlu makanan dan berkembang biak seperti manusia, binatang, dan tumbuhan. Benda mati antara lain tanah, air, api, batu, dan udara. Jika terpelihara dengan baik, lingkungan hidup itu dapat menciptakan masyarakat yang sehat, aman, tenteram, lahir dan batin.
Deskripsi Bagian :
Indonesia merupakan paru-paru dunia kedua. Indonesia memiliki hutan lebat yang memberikan banyak oksigen. Di negara ini terdapat tumbuh-tumbuhan dan hewan yang khas, seperti matoa, kayu cendana, burung cendrawasih, orang utan, dan komodo.
Ekosistem di Indonesia yang masih terjaga, salah satunya, adalah kawasan Gunung Kidul. Di daerah itu sungai di bawah tanah airnya melimpah. Di gua dan sekitar sungai masih dihuni segerombolan kelelawar dan fitoplankton. Fitoplankton itu menjadi makanan ikan sehingga ikanberkembang biak dengan baik. Hewan-hewan melata atau reptil, seperti ular, kadal, dan tokek masih berkeliaran. Burung-burung kecil berkicau, musang berlari-larian, ayam berkokok, dan berbagai serangga hidup saling pengaruh.
Deskripsi Manfaat :
Alam yang indah ini harus dicintai, dijaga, dan dilestarikan. Kecintaan pada alam itu harus selalu kita tumbuhkan kepada seluruh warga Indonesia. Selain itu, rasa cinta itu juga harus terus ditanamkan agar alam Indonesia tetap menjadi paru-paru dunia yang bermanfaat bagi kehidupan seluruh makhluk yang hidup dari masa ke masa.

 

About Abu Abdillah

Blogger, Muslim Marketer, Bookworm Cyclist Strong, Computer User, #PedagangMuslim ^__^

Lihat Juga

Pengertian Esai, Ciri, Jenis, Struktur, Langkah Pembuatan & Contoh Esai

Esai seringkali kita temukan dalam sebuah majalah pendidikan, dalam artikel atau pun kabar berita, dan …

3 Komentar

  1. Artikel yang sangat bermanfaat. Izin menjadikan referensi tulisan saya :D. Terimakasih sebelumnya

  2. Izin menjadi refrensi tugas, terima kasih banya ><
    Semoga semua artikelnya semakin bermanfaat dan menambah wawasan.

  3. Ariyanti Sagita

    Saya minta izin untuk dijadikan referensi tugas saya. Terimakasih, blog ini sangat membantu

Tinggalkan Balasan ke Amri Batalkan balasan

%d blogger menyukai ini: