Home / Bahasa Indonesia / Pengertian Teks Eksposisi, Struktur, Unsur Kebahasaan, Jenis, Tujuan Teks Eksposisi
Pengertian Teks Eksposisi, Struktur, Unsur Kebahasaan, Jenis, Tujuan Teks Eksposisi cover

Pengertian Teks Eksposisi, Struktur, Unsur Kebahasaan, Jenis, Tujuan Teks Eksposisi

Dalam menyampaikan informasi, kita dituntut untuk memberikan informasi yang bisa diterima oleh orang lain.

Informasi yang dapat diterima dikalangan masyarakat adalah informasi yang mengandung data atau fakta serta alasan logis yang mampu memperkuat informasi yang kita sampaikan.

Maka dari itu kita mesti mempelajari tentang teks eksposisi yang berperan penting ketika menyampaikan sebuah informasi.

Lalu apa itu teks eksposisi?

Peta Konsep Teks Eksposisi

Peta Konsep Teks Eksposisi
Peta konsep Teks Eksposisi by Eka Cahya Gumilar

Pengertian Teks Eksposisi

Teks eksposisi adalah sebuah karangan atau paragraf berupa gagasan dan fakta yang disampaikan secara ilmiah bertujuan untuk memberikan informasi atau pengetahuan dengan singkat, padat dan jelas.

Menurut Glory Keraf (1995: 7) Eksposisi adalah suatu bentuk wacana yang berusaha menguraikan objek sehingga memperluas pandangan atau pengetahuan pembaca. Eksposisi adalah bentuk wacana yang tujuan utamanya adalah memberitahuakan dan memberi informasi mengenai suatu objek tertentu. Wacana jenis ini sama sekali tidak mempengaruhi atau mengubah sikap dan pendapat pembacanya.

Teks eksposisi bersifat ilmiah artinya dalam menyampaikan gagasan dan fakta tersebut benar-benar terjadi dan bukan fiksi sehingga bisa dibuktikan kebenarannya.

Teks eksposisi selalu menggunakan data dan fakta untuk menjelaskan isu masalah atau pendapat yang disampaikannya karena pada dasarnya teks eksposisi bertujuan untuk memberikan pemahaman atau pengetahuan yang jelas dan akurat namun juga tidak memaksa pembaca untuk menuruti apa yang dikatakannya.

Selain bersifat ilmiah, teks eksposisi juga bersifat informatif yang artinya apa yang disampaikannya semata-mata untuk memberikan informasi kepada pembaca serta disampaikan dengan lugas atau apa adanya, tidak bertele-tele dan menggunakan kata baku yang mudah dipahami sehingga informasi tersebut tersaji dengan singkat, padat dan jelas.

Bentuk teks ini biasanya digunakan pada saat, menyampaikan berita atau penelitian, pidato, tajuk rencana, forum penyampaian pendapat, ceramah, perkuliahan, editorial, opini, dan tulisan atau paragraf pada situs yang berbasis informasi dan pengetahuan seperti PetikanHidup.Com. Semua contoh yang telah saya sebutkan memerlukan sebuah data atau fakta untuk penulisannya.

Selain itu teks eksposisi memiliki struktur yang dapat membedakannya dengan teks lain yaitu adanya tesis yang berisi penyataan pendapat berupa fakta, argumentasi yang berisi alasan yang mendukung pernyataan sebelumnya, dan terakhir penegasan ulang yang berisi kesimpulan.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa semua teks atau tulisan yang bertujuan untuk memberikan informasi disertai dengan fakta bahwa fakta tersebut terjadi dalam kehidupan nyata serta sesuai struktur teks eksposisi yang telah ditentukan maka kita sebut teks atau tulisan tersebut termasuk kedalam teks eksposisi.

Tujuan Teks Eksposisi

Sudah kita jelaskan diparagraf awal bahwa teks eksposisi bertujuan untuk memberikan informasi atau pengetahuan agar pembaca tahu dan memahami apa yang disampaikan penulis dalam suatu karangan atau paragraf

Ciri – Ciri Teks Eksposisi

  • Bersifat informatif, artinya semata mata hanya menyampaikan informasi sedetail atau serinci mungkin.
  • Bersifat ilmiah, artinya apa yang disampaikannya benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan kebenaranya baik itu dengan fakta maupun data.
  • Bersifat Objektif, artinya penyampaiannya berdasarkan keadaan yang sebenarnya, berdasarkan fakta dan data dilapangan, tidak dipengaruhi oleh pendapat baik itu pendapat pribadi atau pendapat orang lain sehingga dapat kita katakan teks eksposisi sifatnya netral atau tidak bersikap memihak.
  • Disampaikan secara lugas, artinya disampaikan apa adanya dan tidak bertele-tele.
  • Menggunakan bahasa baku, artinya dalam penyampaiannya menggunakan bahasa atau kata yang umum digunakan dan mudah dimengerti orang lain, dalam hal ini sesuai standart EYD.
  • Tidak memaksa, artinya walau teks eksposisi bertujuan untuk mengajak pembaca mau memahami apa yang disampaikan, namun juga tidak memaksa pembaca mau menuruti apa yang dikatakan dalam teks tersebut.
  • Tidak bermaksud mempengaruhi, artinya penulis tidak berusaha mengubah sikap atau pendapat pembaca, eksposisi hanya untuk memperluas pandangan atau pengetahuan pembaca.
  • Fakta sebagai alat kontribusi dan alat konkritasi, artinya fakta sebagai alat kontribusi berarti sebagai alat penunjang untuk menyampaikan gagasan atau fakta. Sedangkan fakta sebagai alat konkritasi berarti fakta tersebut dijadikan sebagai keabsahan suatu teks bahwa teks tersebut benar-benar sesuai fakta dan dapat dibuktikan kebenarannya.

Struktur Teks Eksposisi

Ada 3 Struktur yang membentuk teks eksposisi diantaranya tesis, argumentasi, dan penegasan ulang. berikut ini penjabarannya.

  1. Tesis,yaitu bagian pernyataan pendapat yang dilandasi fakta. Bertujuan untuk pengenalan isu atau masalah utama yang akan dibahas dengan memaparkan pendapat atau pandangan penulis atau orang lain secara umum tentang isu tersebut. 
  2. Argumentasi, yaitu bagian penjelas sebagai pendukung pendapat sebelumnya. Bertujuan untuk mengembangkan dan memperkuat pendapat atau pandangan mengenai isu atau masalah yang telah dipaparkan sebelumnya. Argumentasi dapat berupa alasan logis, data hasil temuan dan fakta-fakta yang sebenarnya sehingga pembaca yakin bahwa tesis atau pendapat yang disampaikan sesuai fakta dan dapat dibuktikan kebenarannya.
  3. Penegasan Ulang, yaitu bagian kesimpulan. Bertujuan untuk menegaskan kembali pendapat yang telah disampaikan pada bagian tesis secara tidak langsung dengan kalimat yang berbeda dan disertai fakta yang lain serta penambahan saran atau rekomendasi dari penulis sebagai pemecahan masalah.

Jenis – Jenis Teks Eksposisi

  1. Eksposisi Defini, yaitu teks yang memaparkan atau menjelaskan pengertian atau definisi tentang suatu topik.
  2. Eksposisi Proses, yaitu teks yang memberikan tata cara atau tahapan tentang melakukan suatu hal. Contohnya: cara membuat bla bla bla, langkah-langkah melakukan bla bla bla, proses terjadinya bla bla bla
  3. Eksposisi Ilustrasi, yaitu memberikan gambaran pada topik utama dengan menggunakan topik lainnya yang memiliki hubungan erat atau kemiripan dengan topik utama. 
  4. Eksposisi Pertentangan, yaitu teks yang memaparkan tentang pertentangan suatu hal dengan hal lainnya dalam suatu topik
  5. Eksposisi Laporan, yaitu teks yang memberikan laporan tentang suatu peristiwa atau informasi penelitian terhadap suatu hal
  6. Eksposisi Perbandingan, yaitu teks yang membandingkan penjelasan suatu hal dengan suatu hal yang lain dalam suatu topik.

Unsur Kebahasaan Teks Eksposisi

Didalam teks eksposisi terdapat unsur kebahasaan sebagai pendukung pernyataan pendapat dan argumentasi penulis dalam menyampaikan informasi. Unsur pendukung teks eksposisi diantaranya pronomina, kata leksikal dan konjungsi.

Pronomina

Pronomina adalah kata ganti yang menggantikan kata benda atau frasa nomina. Pada dasarnya pronomina berfungsi untuk menyampaikan atau mengusulkan pendapat maka pronomina digunakan pada saat menyatakan pendapat pada bagian tesis dan pada bagian penegasan ulang. Pronomina digolongkan dengan 6 kategori

1. Kata ganti orang (Pronomina persona). kata ganti ini dibagi 6 diantaranya:

  • Kata ganti orang pertama tunggal. Contoh: aku, saya.
  • Kata ganti orang pertama jamak. Contoh: kita, kami.
  • Kata ganti orang kedua tunggal. Contoh: engkau, kamu, anda, kau, dikau.
  • Kata ganti orang kedua jamak. Contoh: Kalian.
  • Kata ganti orang ketiga tunggal. Contoh: dia, beliau.

2. Kata ganti pemilik (Pronomina posesiva). Contoh: -ku, -mu, -nya.

3. Kata ganti penanya (Pronomina interogativa). Contoh: apa, bagaimana, kenapa, kapan, dimana.

4. Kata ganti petunjuk (Pronomina demonstrativa). Contoh: ini, itu

5. Kata ganti penghubung (Pronomina relativa). Contoh: yang.

6. Kata ganti tak tentu. Contoh: barang siapa, seseorang, para, sesuatu, masing-masing.

Contoh penggunaan pronomina pada teks eksposisi:
Pernyataan pendapat “Sejak zaman dahulu, nenek moyang kita telah mengenal tanaman lidah buaya lengkap dengan manfaatnya. Manfaat tumbuhan yang bernama latin Aloe Vera ini tidak hanya sebagai penyubur rambut, namun juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Lidah buaya memiliki ciri-ciri : daun berbentuk panjang, tebal, dan berwarna hijau. Daunnya mengandung serat bening sebagai daging.

Kata ‘kita’ ‘ini’ tergolong dalam pronomina kata ganti orang dan kata ganti petunjuk yang berfungsi untuk mengusulkan pendapat.

Kata Leksikal

Kata leksikal dalam teks eksposisi berfungsi untuk mempengaruhi atau mengubah persepsi pembaca agar menerima pendapat penulis.

eh bukannya teks eksposisi tidak mempengaruhi pembaca? ya benar sekali, namun maksud mempengaruhi disini adalah agar pembaca menerima informasi yang disampaikan penulis. Coba kita bandingkan dengan tujuan teks eksposisi yang telah dibahas diatas. tujuannya untuk membuat pembaca paham atau memahami maksud dari pendapat penulis. artinya pembaca bisa setuju atau tidak itu terserah pembaca, yang penting pembaca memahami dan menerima apa yang disampaikan penulis. paham? ok lanjut…

Kata leksikal terdapat dimana saja baik itu pada bagian tesis, argumentasi atau penegasan ulang. Kata leksikal terdiri dari nomina, verba, adjektiva dan adverbia.

  • Nomina, yaitu kata benda yang menyatakan nama dari seseorang, tempat dan semua benda serta segala yang dibendakan.
  • Verba, yaitu kata kerja yang  menyatakan perbuatan dan tindakan.
  • Adjektiva, yaitu kata sifat yang menyatakan kata benda atau kata ganti menjadi lebih sepesifik atau lebih terinci.
  • Adverbia, yaitu kata keterangan yang memberikan keterangan atau penjelasan terhadap kata lain seperti kata kerja dan kata sifat.

Contoh penggunaan kata leksikal dalam teks eksposisi:
Pernyataan pendapat “Untuk menciptakan kenyamanan pada lingkungan sekitar serta memberi contoh untuk lingkungan sekolah maka anda harus memelihara kebersihan lingkungan rumah terlebih dahulu. Setiap desa telah menerapkan sistem kebersihan lingkungan rumah. Untuk menarik minat warga maka pihak kelurahan desa sering mengadakan perlombaan kebersihan lingkungan antar desa. Terdapat beberapa cara memelihara kebersihan lingkungan rumah yaitu dengan membuat tempat sampah disekitar rumah, membersihkan area sekitar rumah, membuang sampah pada tempatnya dan masih banyak lagi.”

Penegasan Pendapat “Kebersihan lingkungan rumah dapat menjadi contoh untuk pemeliharaan kebersihan sekolah mupun kebersihan lingkungan sekitar. Kebersihan lingkungan rumah akan menyehatkan serta menjaga kebersihan seluruh keluarga yang terdapat dalam rumah tesebut. Memelihara kebersihan ialah segala usaha manusia untuk menjaga kesehatan tubuh secara berkelanjutan karena kebersihan berbeda dengan kemewahan.”

kata ‘harus’ tergolong dalam adverbia yaitu menjelaskan bahwa untuk mendapat kenyamanan lingkungan pembaca mesti mau menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan ……..

Kata ‘dapat’ ‘akan’ juga termasuk kedalam golongan adverbia yang sama-sama berfungsi untuk mempengaruhi persepsi pembaca.

Konjungsi

Konjungsi adalah kata penghubung yang berfungsi untuk memperkuat argumentasi, maka konjungsi berada pada bagian argumentasi.

Konjungsi berdasarkan fungsinya pada teks eksposisi dibagi:

  1. Konjungsi waktu. Contoh: sesudah, setelah, lalu, sebelum itu, kemudian
  2. Konjungsi tujuan. Contoh: untuk, supaya, agar, 
  3. Konjungsi gabungan. Contoh: serta, dan, dengan
  4. Konjungsi pembatasan. Contoh: asal, selain, kecuali
  5. Konjungsi persyaratan. Contoh: jika, jikalau, apabila, bilamana, asalkan
  6. Konjungsi perincian. Contoh: ialah, antara lain, yakni
  7. Konjungsi sebab akibat. Contoh: sehingga, sebab, karena, akibat, akibatnya
  8. Konjungsi pilihan. Contoh: atau
  9. Konjungsi pertentangan. Contoh: sayangnya, tetapi, melainkan, akan tetapi, namun, sedangkan
  10. Konjungsi penegasan. Contoh: apalagi, bahkan, hanya, lagi pula, itu pun
  11. Konjungsi penjelasan. Contoh: bahwa
  12. Konjungsi perbandingan. Contoh: seumpama, bagai, serupa, ibarat, seperti
  13. Konjungsi penyimpulan. Contoh: oleh sebab itu, jadi, dengan demikian, oleh karena itu, maka dari itu

Contoh penggunaan konjungsi dalam teks eksposisi:
Pernyataan pendapat “Semua manusia pada dasarnya sadar betul bahwa hutan merupakan sumber kehidupan yang dapat memberi keseimbangan ekosistem. “
Argumentasi “Namun kesadaran tersebut tertutup dengan kepentingan pribadi. Terbukti dengan begitu banyaknya oknum yang tanpa merasa bersalah melakukan pembakaran hutan untuk membuka lahan.”

Kata “Namun” tergolong dalam konjungsi pertentangan yang menyatakan pertentangan terhadap kalimat sebelumnya.

Contoh Teks Eksposisi beserta jenis dan Strukturnya

Kenyamanan dengan menjaga Kebersihan Lingkungan Rumah Bersama Warga Desa

Jenis: Teks Eksposisi Laporan

Tesis: Untuk menciptakan kenyamanan pada lingkungan sekitar serta memberi contoh untuk lingkungan sekolah maka anda harus memelihara kebersihan lingkungan rumah terlebih dahulu. Setiap desa telah menerapkan sistem kebersihan lingkungan rumah. Untuk menarik minat warga maka pihak kelurahan desa sering mengadakan perlombaan kebersihan lingkungan antar desa. Terdapat beberapa cara memelihara kebersihan lingkungan rumah yaitu dengan membuat tempat sampah disekitar rumah, membersihkan area sekitar rumah, membuang sampah pada tempatnya dan masih banyak lagi.

Argumentasi: Setiap hari diadakan pemeliharaan lingkungan rumah oleh setiap  warga. Namun untuk pemeliharaan sekitar lingkungan selalu diadakan kegiatan bersih bersih bersama setiap seminggu sekali. Pemeliharaan  tersebut meliputi menyapu halaman rumah, membersihkan selokan sekitar rumah dan lain lain. Selain hal tersebut setiap minggu para warga diajak untuk melakukan kegiatan pemeliharan lingkungan  oleh kepala desa. Dengan adanya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan maka dapat berdampak baik terhadap lingkungan yang bersih, semakin baiknya hubungan antar warga, serta meningkatkan kerja sama agar tetap terjalin.

Penegasan Ulang: Kebersihan lingkungan rumah dapat menjadi contoh untuk pemeliharaan kebersihan sekolah mupun kebersihan lingkungan sekitar. Kebersihan lingkungan rumah akan menyehatkan serta menjaga kebersihan seluruh keluarga yang terdapat dalam rumah tesebut. Memelihara kebersihan ialah segala usaha manusia untuk menjaga kesehatan tubuh secara berkelanjutan karena kebersihan berbeda dengan kemewahan.

Demam Panggung

Jenis: Teks Eksposisi Ilustrasi

Tesis: “Pernahkah anda merasa gugup ketika berbicara maupun tampil didepan banyak orang? Biasanya hal tersebut dinamakan demam panggung. Demam panggung terjadi karena kita tidak terbiasa tampil di depan orang banyak dan selalu merasa bahwa apa yang akan kita sampaikan salah, kemudian akan ditertawakan orang banyak.”

Argumentasi: “Ketakutan tersebut justru muncul karena rasa kurang percaya diri yang terus kita pelihara. Efek yang ditimbulkan demam panggung yaitu badan secara spontan akan merasa lemas ketika hendak melakukan pertunjukan atau berbicara didepan khalayak ramai, detak jantung yang terpompa dengan sangat kencang dan wajah pucat karena takut akan salah.”

Penegasan Ulang: “Demam panggung juga akan mengurangi konsentrasi kita, padahal sebelumnya kita sudah melakukan persiapan yang kita anggap paling matang.”

Manfaat Lidah Buaya

Jenis: Teks Eksposisi Laporan

Tesis :
Sejak zaman dahulu, nenek moyang kita telah mengenal tanaman lidah buaya lengkap dengan manfaatnya. Manfaat tumbuhan yang bernama latin Aloe Vera ini tidak hanya sebagai penyubur rambut, namun juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Lidah buaya memiliki ciri-ciri : daun berbentuk panjang, tebal, dan berwarna hijau. Daunnya mengandung serat bening sebagai daging.

Argumentasi :
Walaupun sejak dahulu dikenal memiliki banyak manfaat, namun belum banyak orang yang mengetahui bahwa tanaman ini bisa menjadi komoditas yang menguntungkan. Para peneliti mengungkapkan banyak manfaat dari tanaman serbaguna ini. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai manfaat tersebut.

1. Bagian tertentu dari tanaman lidah buaya dapat menjadi obat yang sangat baik untuk mempercepat proses penyembuhan. Lidah buaya dinilai sangat baik untuk mengobati bekas luka, luka bakar dan luka karena cedera.

2. Lidah buaya juga dikenal karena sifat anti-inflamasinya. Dengan kata lain, tanaman ini mempunyai kemampuan untuk memperlambat peradangan karena adanya asam lemak. Mengoleskan gel lidah buaya dapat mencegah atau menghentikan peradangan yang disebabkan oleh cedera, disfungsi kekebalan tubuh, dan lain sebagainya.

3. Meningkatkan pencernaan dan membantu detoksifikasi tubuh. Tidak hanya itu, lidah buaya merupakan pencahar yang baik dan sangat membantu dalam berurusan dengan sembelit.

4. Lidah buaya mempunyai efek anti-bakteri dan anti-jamur, sifat ini membuat lidah buaya menjadi salah satu produk alami yang sehat, antioksidan yang kuat, menangkal radikal bebas dan melindungi tubuh.

5. Gel atau jus dari tanaman lidah buaya secara tradisional digunakan sebagai obat untuk diabetes karena sifatnya yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah

Penegasan Ulang :
Sudah jelas, lidah buaya tidak hanya bermanfaat sebagai ramuan penyubur rambut, tetapi justru sebagai makanan alami yang menyehatkan. Ternyata alam sangat lengkap menyediakannya untuk kita.

Penutup

Kesimpulannya teks eksposisi bertujuan untuk menyampaikan informasi seakurat mungkin dan menambah pengetahuan tanpa mempengaruhi sikap pembaca. Unsur-unsur yang terdapat pada teks eksposisi hanya sebagai pendukung pernyataan pendapat dan argumentasi penulis dalam menyampaikan informasi.

Lalu apa perbedaan antara teks argumentasi dengan teks eksposisi?
– Teks eksposisi bertujuan untuk menjelaskan dan memberikan pengetahuan kepada pembaca serta agar pembaca memahami apa yang disampaikan penulis.
– Teks argumentasi bertujuan untuk mempengaruhi dengan membujuk dan meyakinkan pembaca agar memiliki keyakinan dan pendapat yang sama dengan penulis.

Jika kamu masih bingung atau ingin menanyakan penjelasan yang lebih dalam tentang teks eksposisi, silahkan berkomentar dibawah ya agar saya dapat menjawab kebingunganmu itu ^__^

Referensi:
Cahyono, Andika. 2018. Contoh Teks Eksposisi Ilustrasi. [Online]. Tersedia: https://ndika.net/15-contoh-teks-eksposisi-ilustrasi-lengkap/  diakses pada tanggal 04 November 2018. 
Anonim. 2016. Contoh Teks Eksposisi Singkat Beserta Strukturnya. [Online]. Tersedia: http://materi4belajar.blogspot.com/2016/10/3-contoh-teks-eksposisi-lengkap-dengan.html diakses pada tanggal 04 November 2018.
Ahmaulana. 2018. Contoh Teks Eksposisi Beserta Struktur, Pengertian, Ciri-Ciri, Kaidah & Jenis [Online]. Tersedia: http://www.informasibelajar.com/teks-eksposisi/ diakses pada tanggal 04 November 2018.

About Abu Abdillah

Semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat :)

Lihat Juga

Pengertian Esai, Ciri, Jenis, Struktur, Langkah Pembuatan & Contoh Esai

Esai seringkali kita temukan dalam sebuah majalah pendidikan, dalam artikel atau pun kabar berita, dan …

Tinggalkan Balasan