pengertian kesimpulan dan cara membuat kesimpulan

Pengertian Kesimpulan dan Cara Membuat Kesimpulan

Banyak orang diluar sana bingung antara menentukan kesimpulan dan saran.

Bahkan dulu saya merasa kesulitan untuk membedakan keduanya sehingga sering tertukar antara kesimpulan dan saran.

Saran adalah pemberian usul atau anjuran untuk dipertimbangkan.

Didalam saran terdapat kalimat ajakan.

Contohnya, “kita harus membuang sampah pada tempatnya”

Didalam Makalah, biasanya saran dan kesimpulan berada di akhir BAB.

Lalu, bagaimana dengan kesimpulan?

hm…

Dengan membaca tulisan ini kamu akan tahu apa itu kesimpulan dan bagaimana cara membuatnya.

Pengertian Kesimpulan

Kesimpulan adalah suatu pernyataan yang berisi hasil dari pembicaraan atau pokok kalimat yang mencakup keseluruhan masalah yang sedang dibicarakan.

Dalam sebuah Kesimpulan terdapat gagasan yang terdiri dari rangkaian fakta-fakta dan ide pokok; Baik itu gagasan yang berada di awal atau diakhir kalimat, bahkan gabungan dari beberapa kalimat awal dan akhir.

Kesimpulan berbeda dengan saran. Kesimpulan lebih objektif karena mengacu pada keseluruhan teks, sedangkan saran bersifat subjektif karena mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu dalam teks.

Cara Membuat Kesimpulan dalam Sebuah Teks

  1. Baca teks dengan teknik membaca memindai (scanning).
  2. Tandai ide pokok dan fakta-fakta yang ada dari setiap paragraf.
  3. Gabungkan ide pokok dan fakta tersebut hingga menjadi rangkaian kalimat berupa kesimpulan.

Contoh 1 :

Eka pergi ke sekolah setiap hari. Jarak dari rumah ke sekolah lumayan jauh, sekitar 5 km. Eka harus melewati satu sungai. Untuk melewatinya, Eka menggunakan jembatan yang sudah rusak dan tak layak untuk digunakan. Walaupun akses jalan kurang memadai, hal itu tidak mematahkan semangatnya untuk tetap bersekolah.

Keterangan: kalimat yang ditebalkan berupa fakta dan ide pokok.

Kalimat tersebut bisa dirangkai menjadi sebuah kesimpulan dibawah ini.

Kesimpulan :
“Akses jalan yang kurang memadai tidak mematahkan semangat Eka untuk pergi ke sekolah setiap hari”

Selain perangkaian ide pokok atau fakta diatas, kesimpulan bisa terletak pada akhir teks berupa pernyataan ide pokok itu sendiri; Lihat contoh berikut ini.

Contoh 2 :

Melakukan suatu hal secara berkesinambungan disebut konsisten. Orang yang konsisten akan terbiasa melakukan sesuatu secara rutin dan terstruktur. Dengan konsisten juga dapat membuat diri seseorang menjadi pribadi yang kuat dan tangguh, serta teguh dalam menjalani suatu hal. Jadi, konsisten dapat memberikan beberapa manfaat pada diri sendiri.

Kesimpulan :
“Konsisten dapat memberikan beberapa manfaat pada diri sendiri”

Kesimpulan juga bisa berupa hasil akhir atau kesepakatan dari pembicaraan, misalnya seperti ini:

Contoh 3 :

Eka : Liburan hari ini mau kemana kita?

Cahya : Entahlah, bagaimana menurutmu?

Eka : Karena hari ini panas, sepertinya sangat cocok sekali kalau kita pergi ke pantai. Bagaimana menurutmu?

Cahya : hmm … ide bagus.

Eka : Baiklah, aku akan menjemputmu esok hari jam 8 pagi.

Cahya : Siappp.

Kesimpulan :
“Jadi, Eka dan Cahya akan pergi liburan ke pantai.”

Kesimpulan

Setiap kesimpulan dapat berupa ide pokok diawal atau akhir kalimat, dan juga bisa berupa rangkaian beberapa ide pokok dan fakta-fakta yang terjadi dalam sebuah teks. Dalam membuat kesimpulan, kita bisa menggunakan kata kunci dan merangkainya menjadi sebuah kalimat.