Home / Penddidikan Kewarganegaraan / Pengertian Jabodetabek Yang Memiliki 5 Nama Kota dan Megapolitan Terbesar di Indonesia
Pengertian Jabodetabek yang Memiliki 5 Nama Kota dan Megapolitan Terbesar di Indonesia

Pengertian Jabodetabek Yang Memiliki 5 Nama Kota dan Megapolitan Terbesar di Indonesia

Jabodetabek

“Ongkir gratis khusus jabodetabek ya” atau “khusus jabodetabek pengiriman akan diantar oleh kurir kami gratiss”

Begitulah ungkapan slogan penjual toko online dalam mempromosikan ongkir gratisnya.

Jabodetabek sering kita dengar di televisi atau pun di toko online yang memberikan promosi seperti diatas.

Sayangnya banyak orang indonesia yang tidak mengetahui apa dan dimana wilayah jabodetabek, padahal dengan mengenal wilayah Indonesia kita turut berpartisipasi dalam bela negara.

Seandainya ada yang bertanya atau memberikan promosi besar-besaran yang berhubungan dengan jabodetabek dan ketika itu kamu tidak tahu, apa yang akan kamu lakukan dan rasakan ? malu karena tidak tahu wilayah dinegara sendiri dan sayang tidak dapat promosi gratis ongkir karena ketidaktahuan dengan wilayahnya termasuk jabodetabek atau bukan.  Maka wajib bagi kamu untuk tahu tentang jabodetabek.

Pengertian Jabodetabek

Jabodetabek adalah gabungan atau kependekan kata dari 5 nama kota yaitu Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang – Bekasi. Kota-kota tersebut berada dalam wilayah sekitaran jakarta maka disebutlah Jakarta dan sekitarnya.

Jakarta yang memiliki julukan metropolitan yang artinya ibu kotanya negara atau kota yang paling penting ini memiliki 4 kota penyangga yaitu bogor, depok, tangerang dan bekasi (bodetabek)

Mengapa jabodetabek dibuat ? Karena Kota jakarta sudah dipadati banyak penduduk serta banyaknya aktivitas pemerintahan, perdagangan dan industri sehingga membutuhkan kota penyangga untuk mengatur dan menampung aktivitas tersebut, apalagi jakarta adalah ibu kotanya Indonesia yang pastilah semakin kedepan akan semakin bertambah penduduknya salah satunya perpindahan penduduk.

Kepadatan penduduk dan banyaknya pembangunan infrastruktur membuat kota jakarta menggandeng 4 kota disekitarnya dengan membuat nama wilayah Jabodetabek sehingga pembangunannya bisa dibagi ke kota penyangga (kecuali pemerintahan) yang hal ini tentu saja agar tidak terlalu padat dan macetnya jalan raya.

Jabodetabek mendapat julukan megapolitan yang artinya wilayah terbesar yang memiliki kepadatan penduduk terbanyak di indonesia, maka tidak aneh jika wilayah ini bisa saja dinobatkan sebagai megapolitan terbesar didunia.

Jumlah Penduduk Jabodetabek

Semakin banyak pembangunan pada sebuah kota semakin banyak pula penduduk yang datang ke kota itu untuk mencari pekerjaan atau tempat tinggal.

Berikut ini data sensus penduduk jabodetabek pada tahun 2010

sensus penduduk Jabodetabek tahun 2010.
sensus penduduk Jabodetabek tahun 2010. Sumber : thejakartapost.com

Digambar itu tertulis :

  • Jakarta (9.59 juta)
  • Bogor Regency (4.76 juta)
  • Tangerang Regency (2.84 juta)
  • Bekasi Regency (2.63 juta)
  • Bekasi Municipality (2.38 juta)
  • Tangerang Municipality (1.80 juta)
  • Depok Municipality (1.75 juta)
  • South Tangerang Municipality (1.30 juta)
  • Bogor Municipality (950 ribu)

Coba kita bandingkan dengan wilayah sekitar jakarta, ternyata lebih banyak jakarta daripada kota sekitarnya. sedangkan jika ditotal semua penduduk jabodetabek sebanyak 27, 939 juta jiwa. Maka disinilah peran jabodetabek dibuat untuk pemerataan aktivitas penduduk dan pembangunan.

Berikut ini statistik berbentuk grafik tentang pertumbuhan penduduk di jakarta

Grafik pertumbuhan penduduk 1961 sampai 2017

Bisa kita lihat pada tahun 1961 jumlah penduduk sekitar 2.9 jutaan, pada tahun ini masih minim atau sedikit, namun pada 2010 naik sekitar 9, 5 jutaan, sedangkan pada tahun 2017 lebih naik lagi sebanyak kurang lebih 10,4 juta jiwa. wah bisa kita bayangkan pada tahun depannya betapa padatnya, apalagi di jaman teknologi yang pastinya memudahkan dan lebih mendorong orang-orang untuk berpergian dari satu wilayah ke wilayah yang lain.

Pertumbuhan penduduk bukan hanya pada angka kelahiran penduduk asli saja, namun juga karena adanya perpindahan penduduk dari seluruh wilayah Indonesia ke jakarta.

Berikut ini data etnis yang membuktikan Jakarta banyak dihuni oleh banyak etnis dari wilayah lain

Etnis jakarta
Etnis jakarta. sumber: wikipedia.org

Pada gambar diatas kita bisa lihat etnis jawa pada tahun 1930 hanya 11%, namun setelah tahun 1961 naik menjadi 25%, sedangkan pada  tahun 2000 naik lagi sebesar 35%. Lihat pada penduduk asli jakarta (betawi) dan bandingkan dengan penduduk lain (pendatang), semakin kearah modern (Jaman Teknologi) penduduk asli makin kalah jumlahnya dengan penduduk pendatang.

Hal ini menandakan banyaknya perpindahan penduduk dari semua wilayah Indonesia kedalam wilayah Jakarta sehingga berakibat kepada kepadatan penduduk.

Luas Wilayah Jabodetabek

Jakarta adalah kota besar yang paling tinggi jumlah penduduknya pada tahun 2017 sebanyak 9.988.495 juta, sedangkan kota kota besar lain seperti bandung pun kalah yang hanya 2.339.463 juta penduduk (2010), namun tidak dengan banten yang memiliki 12,45 juta (2017), karena banten lebih luas wilayahnya daripada jakarta. banten memiliki luas wilayah sekitar 9.663 km², sedangkan jakarta hanya memiliki luas 661,52 km².

Namun bukan itu masalahnya

Jakarta sudah menggandeng 4 kota disekitarnya sehingga penduduk dan luas wilayah jakarta dan sekitarnya lebih besar karena sudah terintegrasi dengan 4 kota.

Jabodetabek memiliki wilayah atau kawasan 14 kota administrasi, berikut ini daftar cakupannya :

  1. Jakarta Pusat
  2. Jakarta Barat
  3. Jakarta Selatan
  4. Jakarta Timur
  5. Jakarta Utara
  6. Kepulauan Seribu
  7. Kota Bogor
  8. Kabupaten Bogor
  9. Kota Depok
  10. Kabupaten Tangerang
  11. Kota Tangerang
  12. Kota Tangerang Selatan
  13. Kota Bekasi
  14. Kabupaten Bekasi

Betapa banyaknya kota administrasi di Jabodetabek

Bisa kita bayangkan berapa total luas wilayah jabodetabek dari gabungan 4 kota penyangga. Coba kita lihat daftar  ukuran luas setiap wilayah di Jabodetabek (Jakarta dan sekitarnya).

  • DKI Jakarta (664,5 km²)
  • Kota Bogor, Jawa Barat (118,50 km²)
  • Kota Depok, Jawa Barat (200,3 km²)
  • Kota Bekasi, Jawa Barat (210,5 km²)
  • Kota Tangerang, Banten (164,5 km²)
  • Kota Tangerang Selatan, Banten (210,2 km²)
  • Kabupaten Bogor, Jawa Barat (3.440,74 km²)
  • Kabupaten Tangerang, Banten (1.110,6 km²)
  • Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (1.484,75 km²)

Maka total luas wilayah Jabodetabek sekitar 7.604,6 km², wow ini adalah ukuran wilayah megapolitan yang paling besar di Indonesia.

Dari semua data jumlah penduduk dan luas wilayah jabodetabek, kita bisa tahu bahwa 5 tahun yang akan datang wilayah megapolitan ini akan sangat padat dengan banyaknya penduduk baik itu dengan pertumbuhan angka kelahiran maupun perpindahan penduduk dari semua wilayah Indonesia.

Jika kamu termasuk orang yang tinggal dalam wilayah Jabodetabek, silahkan komentar dibawah tentang kehidupan yang kamu rasakan diwilayah tersebut atau berikan informasi tambahan agar orang diluar jabodetabek lebih paham akan kehidupan disana.

About Abu Abdillah

Semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat :)

Lihat Juga

Klasifikasi Perjanjian internasional

Klasifikasi Perjanjian Internasional

Perjanjian internasional suatu bentuk ikatan antar negara, dan organisasi internasional, untuk mewujudkan suatu tujuan bersama …

Tinggalkan Balasan