Home / Bahasa Indonesia / Pengertian Esai, Ciri, Jenis, Struktur, Langkah Pembuatan & Contoh Esai

Pengertian Esai, Ciri, Jenis, Struktur, Langkah Pembuatan & Contoh Esai

Esai seringkali kita temukan dalam sebuah majalah pendidikan, dalam artikel atau pun kabar berita, dan jenis esai tentunya tergantung jenis subyeknya. setiap esai memiliki kriteria dan gaya penulisan yang khas tergantung siapa yang menulisnya, karena setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda.

Mungkin disini kamu ingin lebih mengetahui tentang esai baik itu dari segi pengertiannya, jenis dan cirinya atau mengetahui bagaimana langkah pembuatan esai. Maka dari itu saya akan memberikan penjelasan mengenai esai secara berurutan dimulai dari pengertian esai, lalu pengertian esai menurut para ahli karena setiap ahli memiliki pengertian yang berbeda dengan ahli yang lainnya, setelah itu ciri dan jenisnya, lalu struktur dan langkah pembuatan esai agar ketika kamu menulis esai dapat memenuhi kriteria penulisan, yang terakhir saya akan memberikan contoh esai agar kamu dapat memahaminya. oke mari kita simak pembahasannya berikut ini.

Pengertian Esai

Esai adalah suatu karangan tulisan dalam bentuk opini penulis yang membahas tentang suatu masalah tertentu secara subjektif dan argumentatif.

Maksud esai secara subjektif artinya tulisannya berdasarkan pandangan dari si penulis sendiri, sedangkan esai secara argumentatif artinya setiap opini atau pandangan yang ia tulis itu berdasarkan data dan fakta untuk mendukung apa yang menjadi pandangan sipenulis dalam esainya.

Lalu untuk apa data dan fakta tersebut ? Tujuannya yaitu untuk meyakinkan pembacanya agar opini sipenulis dapat dipercaya dan sipembaca mau mengikuti apa yang dikatakan penulis.

Pembahasan Esai tidak bersifat netral dan lebih mengedepankan opini pembahasan secara subjektif tentang apa yang menarik menurut penulis dan setiap penulis memiliki cara pandang yang berbeda dengan penulis lainnya sehingga akan melahirkan ciri dan gaya bahasa yang khas.

Pengertian Esai Menurut Para Ahli

Menurut Apriliani => Esai yaitu karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas dan lugas dari sudut pandang penulisnya.

Menurut Wikipedia => Esai yaitu tulisan yang menggambarkan opini penulis tentang masalah-masalah tertentu  yang coba ditelaah oleh penulisnya sendiri.

Menurut Kuncoro Mudrajad => Esai yaitu komposisi prosa yang singkat dan padat. Di dalam esai mengekspresikan opini penulis tentang subyek tertentu yang disertai dengan data.

Menurut Jassin dalam Pujiono => Esai yaitu suatu tulisan ilmiah yang membicarkan bermacam ragam masalah, yang tidak tersusun secara sistematis atau teratur.

Menurut Fajri dalam Pujiono => Esai yaitu suatu tulisan yang menguraikan tentang masalah secara sepintas dari sudut pandang penulisnya sendiri.

Menurut Sumardjo, Jakob dan Saini K.M => Esai yaitu suatu karangan pendek tentang fakta yang kemudian dikupas menurut pandangan pribadi penulisnya.

Menurut Budiman, Arief dalam Djuharie => Esai yaitu suatu karangan yang sedang panjangnya, biasanya esai dikemukakan seperti bentuk prosa, yang mempersoalkan masalah tertentu secara mudah dan sepintas.

Menurut H.B Jassin => Esai yaitu uraian tulisan yang membicarakan bermacam ragam masalah, baik politik, sosial, hukum, pertanian dan lain sebaginya. Esai tidak tersusun secara teratur akan tetapi ada garis besar yang dapat dipetik dari bermacam tulisan yang diutarakan.

Menurut Umar Muktar => Esai yaitu karangan prosa yang mengupas secara sepintas akan tetapi akurat, padat, dan berisi mengenai berbagai masalah, seperti politik, kesusastraan, seni, dan budaya dari sudut pandang penulisnya.

Menurut  Soetomo => Esai yaitu karangan pendek mengenai suatu masalah yang yang perhatian publik untuk diselidiki dan dibahas.

Menurut  KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) => Esai yaitu sebagai karya tulis atau karangan ilmiah yang dalamnya memaparkan tentang masalah tertentu dari sudut pandang pribadi penulis dengan disertai data yang valid.

Ciri – Ciri Esai

Esai memiliki 6 ciri yang dapat membedakannya dengan tulisan yang lain, ciri-ciri esai diantaranya yaitu,

  • Berbentuk prosa, artinya tulisan esai berbentuk komunikasi atau bahasa tulisan biasa, sehingga dalam hal ini penulis menghindari penggunaan gaya bahasa atau bahasa kiasan lainnya seperti majas.
  • Memiliki gaya pembeda, artinya seorang penulis akan membawakan ciri dan gaya tulisan atau bahasa yang khas tergantung dengan pendapat dan pandangannya sehingga hal ini dapat membedakannya dengan penulis lain.
  • Selalu tidak utuh, artinya setiap isu atau topik yang akan dibahas hanya bagian yang penting dan menariknya saja.
  • Memenuhi keutuhan kriteria penulisan, artinya walau apa yang dibahas pada suatu isu atau topik tersebut tidak utuh, namun dalam kriteria penulisan setiap penulis harus tetap memenuhi keutuhannya seperti adanya pendahuluan, isi atau tubuh serta kesimpulannya sehingga apa yang dibahas terstruktur dan sesuai kronologis serta penulis memberikan pendapat atau sentuhan kata yang melengkapi seluruh bahasan sehingga pembaca tidak merasa tergantung dalam memahaminya.

Jenis – Jenis Esai

Esai memiliki 6 jenis atau tipe esai yang membedakannya dengan jenis esai yang lain, yaitu esai deskriptif, tajuk, cukilan watak, pribadi, reflektif dan esai kritik. Setiap isi dan pembahasannya pun berbeda pula. Jenis atau tipe esai diantaranya,

Esai Deskriptif

Esai deskriptif adalah esai yang menggambarkan atau menjelaskan tentang suatu hal atau objek seperti seseorang ataupun suatu benda yang menarik perhatian penulis.

Esai Tajuk

Esai tajuk adalah esai yang berisi opini yang biasanya dimuat dalam surat kabar yang membahas tentang isu yang sedang berkembang dimasyarakat, baik itu isu pemerintah, politik, pendidikan, fashion ataupun isu yang lainnya sesuai jenis surat kabar yang diterbitkan.

Esai Cukilan Watak

Esai cukilan watak adalah esai yang menyebutkan tentang tipe atau watak seseorang dalam suatu pembahasan atau sebuah isu kepada pembaca, dan dalam esai ini penulis tidak membahas biografi hidupnya.

Esai Pribadi

Esai pribadi adalah esai yang menyebutkan tentang tipe atau watak penulis sendiri dalam suatu pembahasan atau sebuah isu kepada pembaca. esai ini hampir sama dengan esai cukilan watak, hanya saja esai pribadi menceritakan watak seorang penulis sendiri.

Esai Reflektif

Esai reflektif adalah esai yang membahas suatu isu atau topik dengan sungguh-sungguh dan penjelasan yang dalam yang berhubungan dengan kehidupan seperti kebijakan pemerintahan, isu politik dan pendidikan untuk dijadikan sebuah perenungan kepada pembaca.

Esai Kritik

Esai kritik adalah esai yang berisi pembahasan penulis kepada suatu uraian seni, misalnya sebuah film maupun lukisan.

Struktur Esai

Agar tulisan esai memenuhi keutuhan kriteria penulisannya, maka esai harus memiliki bagian-bagian struktur pembahasan diantaranya pendahuluan, isi dan kesimpulan secara terstruktur dan kronologis. Berikut ini penjelasan ketiga bagian tersebut.

Pendahuluan

Dalam bagian pendahuluan, penulis akan menuliskan sedikit gambaran untuk pengantar serta latar belakang dari isu atau topik yang akan dibahas dalam esai tersebut. pengantar dan latar belakang dalam hal ini berfungsi untuk menjadi gambaran agar pembaca dapat mengetahui arah dan tujuan penulisan esai yang akan ditulis.

Isi / Tubuh

Dalam bagian isi atau tubuh esai, barulah penulis menuliskan seluruh informasi secara lebih detail dan berurutan sesuai ide yang akan ditulis, penulis akan menjelaskan isu atau topik tersebut secara lebih jelas dan terstruktur dengan dilengkapi pendapat, data atau fakta agar pembaca lebih yakin dengan apa yang disampaikan penulis dalam bagian ini.

Kesimpulan / Penutup

Dalam bagian penutup atau kesimpulan, penulis menyebutkan kembali ide pokok atau ringkasan dari bagian isi esai untuk lebih memperjelas arah dan tujuan penulisan serta dalam hal ini penulis bisa memberikan beberapa observasi atau pendapat tentang isu atau topik tersebut untuk lebih membentuk opini pembaca dan meyakinkan pembaca akan hal itu.

Langkah – Langkah Pembuatan Esai

Untuk membuat sebuah esai, kita harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana langkah untuk membuatnya. Ada 7 langkah esai yang dapat kamu praktekan diantaranya,

  1. Menentukan tema dari isu atau topik yang akan dibahas
  2. Membuat ide atau garis-garis besar dari isu atau topik tersebut
  3. Menuliskan pendapat kita tentang topik yang akan dibahas
  4. Menulis tubuh esai dengan menyajikan poin – poin penting yang akan dibahas. lalu membuat subtema untuk memudahkan pembaca dalam memahami gagasan atau opini kita sebagai penulis, setelah itu kita mengembangkan subtema tersebut.
  5. Membuat paragraf pertama yang bersifat pendahuluan seperti latar belakang atau alasan kita menulis esai tersebut.
  6. Menuliskan kesimpulan dengan memberikan pendapat pada gagasan yang telah dibahas yang bertujuan untuk memperkuat opini pembaca agar sesuai atau sejalan dengan apa yang kita tulis.
  7. Memberikan sentuhan akhir agar pembaca dapat mengambil manfaat dari apa yang kita tulis.

Contoh Esai

Jenis : Esai Pendidikan

PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENCIPTAKAN PEMUDA IDEAL

Kehidupan Pemuda bangsa beberapa tahun terakhir ini telah berada pada titik nadir. Kebanyakan dari pemuda lebih suka bermalas-malasan, terlalu banyak bermain, dan enggan bekerja keras. Jikalau ada pemuda yang gemar bekerja keras, itupun hanya untuk sekedar memenuhi tuntutan gaya hidup yang bersifat konsumtif saja. lebih banyak lagi yang hanya memikirkan dirinya sendiri. Sedikit sekali pemuda yang matang secara emosional, cerdas dalam berpikir, dan kaya dengan keimanan. Pemuda yang hebat bukan hanya dilihat dari kesuksesan akademiknya saja. Bukan pula dilihat dari kepopulerannya, apalagi kepandaiannya dalam mencari uang. Semua itu adalah capaian semu bersifat pragmatis yang seolah menjadi prestasi besar yang telah berhasil mereka raih.

Pemuda ideal adalah pemuda yang matang dengan kecerdasannya, kesantunannya, Ketaqwaannya, mandiri finansialnya, kuat fisiknya, jujur, dan kedewasaannya. Semua capaian itu bukanlah mustahil untuk dilakukan. Diperlukan adanya sistem dan formula khusus untuk mewujudkanya dalam sistem pendidikan di sekolah. Sistem yang mampu menyatukan segala aspek karakter positif dan mengintegrasikannya ke dalam materi pembelajaran sekolah, keteladanan, dan lain sebagainya. Sistem pendidikan yang tengah marak dibicarakan dan populer di kalangan praktisi pendidikan ini adalah pendidikan karakter.

Pendidikan karakter ini memuat delapan belas nilai karakter positif yang terintegrasi menjadi satu dalam segala aspek pendidikan di sekolah dan di rumah. Kedelapan belas nilai karakter yang tercakup dalam sistem pendidikan ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi terciptanya pemuda yang cerdas, beriman, bertaqwa, dan cinta negara.

About Abu Abdillah

Blogger, Muslim Marketer, Bookworm Cyclist Strong, Computer User, #PedagangMuslim ^__^

Lihat Juga

Pengertian Sinonim, Antonim, Contohnya & Bank Kata Sinonim Antonim Lengkap

Dalam pelajaran bahasa indonesia, Seorang siswa disuruh guru untuk menuliskan dan menyamakan dari sisi makna …

Tinggalkan Balasan