Home / UUD 1945 / Bunyi UUD 1945 Pasal 28I Ayat 1, 2, 3, 4, 5 dan Penjelasannya
UUD 1945 amandemen I-IV

Bunyi UUD 1945 Pasal 28I Ayat 1, 2, 3, 4, 5 dan Penjelasannya

Pasal 28I adalah pasal yang berhubungan dengan HAM dan memuat 9 hak asasi manusia yang dilindungi oleh undang-undang Negara Republik Indonesia.

Pasal 28I terdapat dalam UUD 1945 BAB XA Tentang Hak Asasi Manusia.

Dalam masa amandemen UUD 1945 I-IV, Bab XA dan kelima ayat pada pasal 28I sudah mendapat dua kali perubahan.

Pasal 28I yang saya bagikan adalah pasal yang terdapat dalam UUD 1945 yang sudah mengalami masa amandemen ke I, II, III, IV sehingga dapat digunakan sebagai referensi untuk masa sekarang.

Bunyi UUD 1945 Pasal 28I Tentang Hak Asasi Manusia

BAB XA HAK ASASI MANUSIA **)

Pasal 28I

Ayat 1 **)
Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun.

loading...

Ayat 2 **)
Setiap orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu.

Ayat 3 **)
Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban.

Ayat 4 **)
Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab negara, terutama pemerintah.

Ayat 5 **)
Untuk menegakkan dan melindungi hak asasi manusia sesuai dengan prinsip negara hukum yang demokratis, maka pelaksanaan hak asasi manusia dijamin, diatur, dan dituangkan dalam peraturan undang-undangan.

Keterangan :
Tanda pada Perubahan atau Amandemen UUD 1945 yakni dengan di beri tanda bintang : * pada BAB, Pasal dan Ayat Seperti :

  • Perubahan Pertama : *)
  • Perubahan Kedua : **)
  • Perbuahan Ketiga : ***)
  • Perubahan Keempat : ****)

Penjelasan Pasal 28I Ayat 1
Pasal 28I ayat 1 menjelaskan bahwa negara Indonesia melindungi hak asasi manusia diantaranya:

Pertama, Setiap orang berhak untuk hidup. Seseorang tidak boleh direnggut hidupnya atau dibunuh oleh pemerintah atau pun orang lain tanpa alasan yang benar. Hak untuk hidup bukan hanya dibiarkan hidup, seseorang juga berhak mendapatkan kebutuhan pokoknya baik itu primer, sekunder dan tersier.

Kedua, Setiap orang berhak untuk tidak disiksa. Seseorang tidak boleh disiksa oleh pemerintah atau orang lain siapapun itu tanpa alasan yang benar. Bahkan tersangka yang sedang dalam pemeriksaan oleh penyidik/polisi tidak boleh melakukan pemaksaan, tekanan, atau bahkan penyiksaan pada tersangka.

Ketiga, Setiap orang berhak atas kemerdekaan pikiran dan hati nurani. Seseorang memiliki kebebasan untuk melakukan kehendak sesuai pikiran dan hati nuraninya selama tidak melanggar aturan yang berlaku. Pemerintah dan orang lain tidak berhak untuk membatasi bahkan menghilangkannya. Seseorang bebas untuk menyatakan pendapat yang ada dalam pikiran dan hatinya selama tidak melanggar aturan yang berlaku.

Keempat, Setiap orang berhak untuk beragama. Seseorang tidak boleh memaksa atau pun dipaksa dalam beragama. Seseorang bebas untuk memilih agama sesuai kehendaknya. Pemerintah dan orang lain tidak bisa memaksa untuk masuk ke agama tertentu bahkan tidak bisa menghapus agama dari seseorang.

Kelima, Setiap orang berhak untuk tidak diperbudak. Di negara Indonesia dilarang untuk memperbudak atau memperdagangkan budak oleh siapapun dengan alasan apapun. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. Tidak ada paksaan, penindasan, perusakan kehormatan seseorang. Setiap orang berhak untuk hidup dan mengembangkan dirinya tanpa dibatasi baik oleh pemerintah atau orang lain selama tidak melanggar aturan yang berlaku.

Keenam, Setiap orang berhak diakui sebagai pribadi dihadapan hukum. Ketika seseorang mendapat hukuman, sebagai pribadi ia harus dihukum dengan nilai keadilan sesuai perbuatannya tanpa diskriminasi, tanpa memandang ras, gender, kebangsaan, warna kulit, etnis, agama, difabel, atau karakteristik lain, tanpa hak istimewa atau bias.

Ketujuh, Setiap orang berhak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut (retroaktif). Hukum yang dibolehkan adalah hukum yang tidak berlaku surut (nonretroaktif), yaitu memberi hukuman (menuntut) kejahatan sesuai pasal yang telah diatur, sehingga tidak boleh menghukum tindakan atau kejahatan seseorang jika tidak ada pasal yang mengaturnya.

Sedangkan Hukum berlaku surut artinya kejahatan tetap dihukum walau tidak ada pasal yang mengaturnya.

Hukum berlaku surut bisa memvonis seseorang menjadi tahanan atau membebaskannya, bahkan bisa menambah berat hukuman atau mengurangi berat hukuman, sehingga hukum seperti ini tidak jelas sehingga bersifat sewenang-wenang, maka dari itu hukum ini dilarang dalam pasal 28I ayat 1.

Berbeda dengan hukum diatas, jika hakim tidak menemukan pasal sesuai kejahatan yang dilakukannya (seperti mengambil mayat manusia dikuburan untuk dimakan), karena memakan mayat tidak bisa dipidana, maka hakim bisa mencari hukum yang lain yaitu dengan pasal pencurian, ini di istilahkan dengan penemuan hukum.

Penemuan hukum bisa dilaksanakan berdasarkan kaidah dan metode tertentu yang dapat dibenarkan dalam ilmu hukum.

Ketujuh hak asasi manusia diatas tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun, karena ini adalah hak dasar yang melekat dalam diri manusia. Mengurangi hak-hak diatas sama halnya dengan menghilangkan kemanusiaan dalam diri seseorang.

Penjelasan Pasal 28I Ayat 2
Pasal 28I ayat 2 menjelaskan bahwa negara Indonesia melindungi hak asasi manusia, salah satunya:

Setiap orang berhak bebas dari perlakukan diskriminatif. Diskriminatif adalah sikap yang membedakan perlakuan tertentu terhadap orang lain secara tidak adil berdasarkan karakteristik yang dimilikinya seperti agama, ras, suku, kepercayaan, dan politik.

Misalnya ketika kamu membully seseorang karena cacat, berarti kamu telah melakukan diskriminasi. Komnas HAM akan menindak tegas kejahatan terhadap hak asasi manusia salah satunya diskriminasi.

Penjelasan Pasal 28I Ayat 3
Pasal 28I ayat 3 menjelaskan bahwa negara Indonesia melindungi hak asasi manusia, salah satunya:

Setiap Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati.

Zaman semakin canggih berupa teknologi informasi dan komunikasi, dimana sebagian masyarakat mulai meninggalkan kebudayaannya dan berganti kepada budaya yang lebih modern mengikuti perkembangan zaman. Disisi lain ada masyarakat yang tak mau mengikuti zaman dan tetap melestarikan kebudayaannya, inilah yang disebut masyarakat tradisional.

Maka sebagai bangsa Indonesia harus kita hormati, hargai, dan jangan menghina atau merendahkan kebudayaan, tradisi dan adat istiadat yang dimiliki masyarakat.

Penjelasan Pasal 28I Ayat 4
Pasal 28I ayat 4 menjelaskan bahwa semua masalah yang berkaitan dengan hak asasi manusia akan diurus oleh pemerintah. Maka dari itu pemerintah membentuk KOMNAS HAM untuk melaksanakan pengkajian, penelitian, penyuluhan, pemantauan, dan mediasi permasalahan hak asasi manusia terutama untuk perlindungan, pemajuan, penegakan dan pemenuhan hak asasi manusia.

Penjelasan Pasal 28I Ayat 5
Pasal 28I ayat 5 menjelaskan bahwa semua hal tentang pelaksanaan Hak asasi manusia telah diatur dalam sebuah undang-undang yakni dalam undang-undang nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Download teks UU tersebut DISINI

Inti Pokok Pasal 28I

Ada 9 hak asasi manusia dalam pasal 28I yang dilindungi undang-undang Negara Republik Indonesia, diantaranya :

  1. Hak hidup (ayat 1)
  2. Hak tidak disiksa (ayat 1)
  3. Hak atas kemerdekaan pikiran dan hati nurani (ayat 1)
  4. Hak beragama (ayat 1)
  5. Hak tidak diperbudak (ayat 1)
  6. Hak diakui sebagai pribadi dihadapan hukum (ayat 1)
  7. Hak tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut (ayat 1)
  8. Hak bebas dari perlakukan diskriminatif (ayat 2)
  9. Hak Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati (ayat 3)

Lihat juga daftar pasal yang mengatur tentang hak asasi manusia:

About Abu Abdillah

Semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat :)

Tinggalkan Balasan