Home / Umum / 11 Aturan Kendaraan Bermotor dan Sasaran Operasi Patuh 2019
11 Aturan Kendaraan Bermotor dan Sasaran Operasi Patuh 2019

11 Aturan Kendaraan Bermotor dan Sasaran Operasi Patuh 2019

Halo temen-temen, dinyatakan bahwa akan ada razia besar-besaran oleh polisi tanggal 29 Agustus – 11 September 2019 dengan sandi #OperasiPatuh2019.

Tulisan ini untuk menyambut Tertib lalu lintas untuk mendukung Polri dalam menjalankan kegiatan Operasi Patuh 2019.

Kita sebagai pengendara bermotor WAJIB tahu aturan-aturan yang harus di patuhi, bukan hanya selamat dari razia atau agar tidak kena tilang, tapi ini juga untuk keselamatan nyawa kita sendiri dan orang lain, dan tentunya sebagai bangsa Indonesia yang taat pada aturan.

Tulisan ini dikhususkan untuk kendaraan bermotor roda dua. Jadi, bagi anda yang memakai kendaraan bermotor khususnya roda dua harus membaca informasi ini.

Sasaran Pelanggaran

Ada 8 Sasaran Pelanggaran pada #OperasiPatuh2019

loading...
  1. Tidak menggunakan Helm SNI
  2. Tidak menggunakan sabuk pengaman
  3. Kendaraan melebihi kecepatan
  4. Pengemudi masih dibawah umur
  5. Mabuk saat berkendara
  6. Melawan arus
  7. Menggunakan hp saat berkendara
  8. Menggunakan lampu strobo, rotator dan sirine

11 Aturan Kendaraan Bermotor

Berikut ini 11 Aturan Kendaraan Bermotor yang saya ambil dari situs resmi polri.

1. Memiliki Sim

Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta (Pasal 281).

2. Membawa SIM

Setiap pengendara kendaraan bermotor yang memiliki SIM namun tak dapat menunjukkannya saat razia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 288 ayat 2).

3. Memasang Plat Nomor

Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 280).

4. Memasang Spion, Lampu Utama, Lampu Rem, Klakson, Pengukur Kecepatan, Knalpot

Setiap pengendara sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 285 ayat 1).

5. Patuhi Rambu Lalu Lintas

Setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 287 ayat 1).

6. Patuhi Batas Kecepatan

Setiap pengendara yang melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 287 ayat 5).

7. Membawa Stnk

Setiap pengendara yang tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 288 ayat 1).

8. Mengenakan Helm Sni Pengendara Maupun Penumpang

Setiap pengendara atau penumpang sepeda motor yang tak mengenakan helm standar nasional dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 291 ayat 1).

9. Menyalakan Lampu Di Malam Hari

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). (Pasal 293 ayat 1)

10. Menyalakan Lampu Di Siang Hari

Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 (lima belas) hari atau denda paling banyak Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah). (Pasal 293 ayat 2)

11. Menggunakan Lampu Isyarat Untuk Belok

Setiap pengendara sepeda motor yang akan berbelok atau balik arah tanpa memberi isyarat lampu dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 294).

Penutup

Semoga apa yang saya sampaikan bisa bermanfaat untuk pembaca terutama bagi pengendara motor.

Ingat, jangan terus menyalahkan polisi sebelum melihat kekurangan diri apakah sudah patuh terhadap aturan atau tidak.

Aturan ini bukan hanya untuk selamat dari Razia, tapi untuk keselamatan nyawa diri sendiri dan nyawa orang lain.

Selalu patuhi rambu lalu lintas dan jangan jadikan pelanggaran sebagai kebiasaaan karena akan membahayakan keselamatan orang lain.

Dengan tertib kita telah membantu menekan angka kematian karena kecelakaan.

Semakin sering orang melanggar, maka uang pun akan melayang karena harus membayar denda.

Tapi yang lebih parah dari keharusan membayar adalah jadi korban kecelakaan lalu lintas karena tidak mematuhi aturan.

Berhati-hatilah dalam berkendara karena keluarga sedang menanti anda pulang dengan selamat.

About Abu Abdillah

Semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat :)

Tinggalkan Balasan